MengenalKeindahanMotifBatikCantikDiIndonesia

November 19, 2019Qubicle Art
Motif batik di tiap daerah Indonesia berbeda, menjadikannya satu identitas tertentu yang berciri khas kental.

Sejak dulu, batik sudah dikenal sebagai bentuk seni tinggi warisan tradisional nenek moyang kita. Bahkan, saking uniknya batik pun melang-lang buana hingga ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi. Bagaimana tidak? Keindahan motifnya yang terlihat kompleks tapi tetap cantik membuat banyak orang mengaguminya. Tekniknya pun tidak sembarangan, butuh ketelitian dan jam terbang untuk membentuk pola sempurna dengan titik-titik pada kain yang lebar. Uniknya lagi, motif batik di tiap daerah Indonesia berbeda, menjadikannya identitas tertentu yang menjadi ciri khas kental. Berikut kami berikan beberapa motif batik di Indonesia agar lebih mengenalinya.

Batik Pekalongan

photo: infobatik.com

Jika berbicara soal batik pasti tidak terlepas dari kota Pekalongan. Kota peisir ini memang dikenal sebagai Kampung Batik Indonesia. Batik Pekalongan sendiri merupakan salah satu jenis batik yang paling terkenal dan disukai oleh masyarakat. Ciri khasnya ada pada penggunaan banyak warna pada satu karya dan membuatnya terlihat lebih indah. Kalau kamu menyukai batik dengan warna terang, batik Pekalongan bisa menjadi opsi yang elegan.

Batik Lasem

photo: pesona.travel 

Walaupun belum seterkenal yang lain, Batik Lasem punya corak menarik yang menggabungkan akulturasi Jawa dengan Tionghoa. Pasalnya, Lasem merupakan tempat pertama di Indonesia yang disinggahi pedagang Tiongkok. Batik Lasem sendiri identik dengan warna merah yang cerah jika dibandingkan dengan batik Indonesia lainnya serta pemakaian pola yang cukup Tionghoa, misalnya naga dan burung hong. Selain itu, pola yang digunakan juga lebih rumit dari batik kebanyakan, membuat batik Lasem banyak dicari oleh para kolektor.

Batik Cirebon

photo: thegorbalsla.com 

Salah satu batik yang paling digemari di Indonesia adalah batik Cirebon. Motif yang paling terkenal dan ikonik adalah Megamendung. Ciri khasnya pun sangat mudah dikenali, yaitu berwarna biru dan dihiasi oleh bentuk awan. Sejarahnya, motif batik ini menggambarkan akulturasi budaya Cirebon dan Tionghoa. Salah satunya, kisah Sunan Gunung Jati yang menikahi Ratu Ong Tien dari Tionghoa. Sang Ratu sering membawa keramik dan pajangan bermotif awan dari China, yang akhirnya diadaptasi oleh para seniman batik ke dalam Megamendung.

Batik Jogjakarta

photo: grahabatik.com

Batik Jogjakarta lebih dikenal dengan batik Keraton. Sejarahnya, batik dengan motif ini dikenakan hanya oleh warga keraton saya. Cirinya menggunakan warna-warna yang lebih gelap dan memiliki makna filosofi kehidupan. Terdapat larangan untuk pemakaian di luar keraton dan merupakan batik untuk kalangan tertentu.

Batik Bali

photo: fineartamerica.com   

Batik Bali juga merupakan salah satu kain batik yang tidak kalah menarik. Ciri khas pada motif batik Bali biasanya mengambil tema nuansa alam bali seperti bunga atau hewan, budaya upacara dan tokoh mitologi seperti barong. Selain itu, corak pada batik Bali juga biasanya memadukan motif modern dan tradisional yang dipadukan kepada desain batik tersebut. Kain yang digunakan pada batik Bali juga berbeda yaitu menggunakan kain mori.

photo cover & thumbnail: Ivann Schlosser

oleh: Ayunda


Like what you read? Give Qubicle Art your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Art

    If you curious about visual art movement, here is the best place to feed your curiosity.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US