SemakinBanyaknyaPeminatSeniMenjalinSimpul,Makrame

April 18, 2019Qubicle Art
Kini makin banyak kelas-kelas membuat makrame oleh seniman lokal. Apa menariknya membuat simpul?

Makrame belakangan ini makin banyak peminatnya. Kalau masih ada yang bingung seputar apa itu makrame, penjelasan simpelnya: salah satu seni keahlian merangkai tali. Bisa juga dibilang Makrame kerajinan simpul tali atau benang, di mana dengan menyimpul tali baik dua buah tali, tiga buah tali, empat buah tali dan seterusnya menghasilkan sebuah karya kerajinan yang selain berfungsi sebagai benda pakai juga menjadi karya seni yang menarik. Kini, para seniman lokal banyak yang membuat kelas membuat makrame di mana biasanya mereka membuat makrame yang bisa digantung dan menjadi hiasan dinding. 

Kata “makrame” berasal dari bahasa Turki “makrama” yang berarti rumbai-rumbai. Adapun beberapa teknik yang digunakan dalam membuat makrame antara lain teknik pilin, simpul, anyam dan rajut.

(foto: sarah-vombrack-1430835-unsplash)

Seni makrame bukan hal baru, pada masa flower power (era ‘60 hingga ’70-an), sudah banyak seniman yang membuat makrame dengan berbagai bentuk, warna, dan ukuran berbeda untuk dijadikan dekorasi rumah. Jauh sebelum masa ini bahkan, di tahun 1300-an, para pemintal Afrika yang tinggal di daerah utara membuat cover dari tali-tali tebal untuk menutupi dan melindungi kuda-kuda mereka dari terik matahari. Ini menjadi cikal bakal tren menjalin simpul di tahun ‘70-an yang mana saat itu orang-orang menggunakan tali-tali tebal atau berbahan nilon untuk membuat gantungan tanaman dan hiasan jendela untuk mempercantik kamar. Sampai sekarang, para desainer interior tergila-gila dengan makrame, sebut saja Kelly Wearstler dan Sally England (desainer yang tinggal di Michigan), dua yang membuat karya makrame di luar imajinasi kita.

Sally England, Fiber Artist, di balik karyanya (foto: dok. Sight Unseen)

Makrame era sekarang jauh lebih modern dan berbeda dengan masa lalu yang biasanya dibuat karena fungsinya, dengan warna-warna yang lebih kusam dan tampak tradisional. Makrame zaman sekarang berwarna-warni, dengan bentuk yang lebih beragam dan makin seru. Di Google Trends, orang-orang yang mencari kata “Makrame” di tahun 2018 naik 25% dari tahun 2017.

Seniman Makrame

Daftar nama seniman makrame di dunia cukup panjang, namun Indonesia juga punya macrame artist yang enggak kalah keren. Dewi Kartini salah satunya. Ia bisa menyulap tali-tali menjadi wall hanging macrame, aksesori, kap lampu, hingga kursi. Biasanya Dewi memberikan harga sesuai dengan tingkat kesulitan pengerjaannya.

Karya wall hanging macrame yang dibuat Dewi Kartini (foto: dok. macrame.dkagalupe)

Dewi mulai mengenal seni ini di tahun 2007, dan belajar secara otodidak. Namun jangan harap Dewi membuat karya yang sama karena setiap kali membuat karya makrame, ia membuatnya tanpa sketsa, mengalir begitu saja.

Di luar negeri, seniman makrame bernama Gabrielle Diamantis aka Family Threds kerap menggabungkan keunikan wall hangings dengan sentuhan micro macrame dan sulaman tangan.

Kombinasi sulaman tangan dan makrame karya Gabrielle Diamantis (foto: dok. Familythreds)

Windy Chien, artist yang tinggal di California, Amerika Serikat, menghabiskan waktu sekitar setahun lamanya untuk bereksplorasi membuat makrame versinya. Karyanya sangat modern dan inovatif, salah satunya chandelier dari tali dan circuit board wall hangings.

Circuit board wall hangings karya Windy Chien (foto: dok. Windy Chien)

Salah satu macrame artist yang sedang naik daun adalah Rianne Aarts. Seniman yang tinggal di Belanda ini adalah artist di balik label Teddy and Wool. Karya-karyanya menampilkan beragam kreasi makrame yang meleburkan gaya bohemian dan elegansi. Karyanya hadir dengan berbagai ukuran, mulai dari seukuran gantungan tanaman kecil sampai ukuran raksasa, biasanya hadir dengan sentuhan teknik tie-dye dengan warna yang cantik.

Rianne Aarts, seniman Belanda di balik label Teddy and Wool (foto: dok. Teddy and Wool)


Foto Header: Teddyandwool.com

Oleh: Andhini Puteri

Editor: Adam Pribadi

Like what you read? Give Qubicle Art your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Art

    If you curious about visual art movement, here is the best place to feed your curiosity.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US