SudahTahuNamaMakananIniBerasalDariBahasaAsing?

October 30, 2019Qubicle Culinary
Walaupun sering memakannya, mungkin sebagian orang tidak menduga kalau nama makanan ini berasa dari kata serapan bahasa asing.

Pasti kamu pernah menyantap makanan Indonesia yang terasa nikmat tapi namanya tergolong cukup unik. Bagaimana tidak? Sebelumnya kamu tidak pernah mendengar nama itu sebelumnya. Lantas, berasal dari mana nama tersebut? Apakah seseorang yang bertanggung jawab merevisi KBBI tiba-tiba terinspirasi dan mengisi kolom kuliner dengan nama-nama itu? Ternyata nama-nama tersebut berasal dari kata serapan yang sebelumnya diadaptasi dari bahasa asing. Penasaran apa saja makanannya? Berikut kami rangkum beberapa untuk kalian semua. 

Perkedel

Pasti kamu sering menemukan makanan ini dimana-mana, baik di bawah tudung saji maupun di warteg dan warung padang kesayangan. Tapi, apakah kamu pernah berpikir kalau namanya sendiri merupakan adaptasi dari bahasa Belanda? Ya, nama Perkedel diadaptasi dari camilan tradisional Belanda yaitu Frikadel. Bedanya, bahan utama Frikadel adalah daging cincang. Sementara Perkedel merupakan versi hematnya yang sudah diimprovisasi oleh nenek moyang kita dengan kentang dan sayur-sayuran.

Siomay

Pernah merasa ingin makan tapi tidak terlalu lapar? Jajanan ini sering menjadi jagoan ketika bicara soal opsi makanan penunda lapar. Bahan-bahannya pun menyehatkan, ada ikan, sayuran, kentang, hingga telur. Cara masaknya pun dikukus, membuat hidangan ini menjadi pilihan para pecinta makanan sehat. Ternyata nama makanan ini diadaptasi dari Shumai, makanan yang berasa dari Tiongkok ini sama-sama dikukus seperti Siomay. Namun, bahan utamanya adalah daging ayam dan udang seperti dimsum. Shumai juga terasa lebih lembut daripada Siomay karena tidak mengandung ikan. Wujudnya pun berbeda, tapi rasanya sama-sama lezat.

Lidah Kucing

Kalau ini merupakan salah satu hidangan khas lebaran yang menjadi favorti kami. Ya, Lidah Kucing adalah kue lebaran berbentuk tipis yang memiliki warna cokelat keemasan. Rasanya sangat kaya, sampai terkadang tidak sadar sudah menghabisakan satu toples penuh. Nama makanan ini sendiri bukan kata serapan, melainkan terjemahan dari kukis khas Belanda dengan bentuk sama yaitu Kattentongen. Resepnya pun sama, itu sebabnya rasanya tetap otentik dan sama.

Sus

Siapa yang tidak suka dengan kue Sus? Makanan berisi krim vanilla ini memiliki terkstur renyah di luar dan lembut di dalam. Rasanya juga manis dan khas dengan wangi vanilla. Ternyata nama Sus ini diadaptasi dari hidangan manis khas Perancis yaitu Choux. Choux sendiri memili arti ‘kol’ dan memang menggunakan nama itu lantaran terksturnya renyah.

Itulah beberapa nama makanan unik yang muncul dari adaptasi bahasa asing. Sudah terkenal lezat, bukan? Jika suka dengan makanan-makanan tersebut, kamu bisa mengunjungi restoran yang menjualnya maupun order dari ojek online favoritmu. 

photo cover & thumbnail: Massimo Adami

Like what you read? Give Qubicle Culinary your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Culinary

    Explore what happens behind the kitchen, what serves on the menu, and global F&B trends.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US