5SepatuKanvasYangEkonomisdanLegendaris

December 10, 2019Qubicle Fashion
Ingat sepatu capung? Atau sepatu suster? Semua merupakan sepatu kanvas yang pernah hits pada masanya dan barangkali kamu pernah memakainya.

Fenomena sepatu kanvas yang legendaris sempat menghiasi hari-hari pecinta alas kaki di ibu kota. Pada masa itu, keberadaannya hampir semenjamur sepatu kanvas merk luar yang kebanyakan lebih digandrungi anak muda jaman sekarang, dimana harganya jauh lebih mahal. Sementara, sepatu-sepatu ini harganya sangat terjangkau pada masanya. Jadi, tidak perlu sakit hati kalau jebol atau rusak setelah aus dipakai ujian lari atau tawuran. Beberapa merk mungkin mengingatkan pada masa-masa itu, kami ingatkan kalau kepikiran ingin punya lagi untuk menyegarkan gaya harianmu.

Dragonfly

Pernah dengar soal sepatu capung? Ialah Dragonfly. Sejak populer di akhir tahun 70-an hingga awal 90-an, sepatu Dragonfly mulai terkenal dikalangan anak muda. Awalnya digunakan sebagai sepatu untuk bermain badminton dan pemakaian sehari-hari. Namun, keberadaan sepatu ini sempat menghilang dan muncul kembali di sekitar awal tahun 2000-an. Para siswa di sejumlah SMA Jakarta kembali menggunakan sepatu ini yang dulu hanya bisa didapatkan di toko olahraga dan sejumlah pasar.

Kodachi

Bicara soal tampilan sepatu kanvas yang klasik, Kodachi juga menjadi perbincangan bahkan kian diandalkan pada sekitar tahun 80-an. Modelnya yang cukup mirip dengan Dragonfly ini mempunyai lebih banyak pilihan yang warnanya tidak kalah menarik, salah satunya Rainbow. Kodachi juga punya pilihan desain lainnya yang terlihat lebih sporty tanpa stripe.

Warrior

Bagi kebanyakan masyarakat menengah ke bawah, Warrior adalah sepatu kanvas andalan yang selalu setia menjadi teman. Terlebih di era 60 hingga 90-an awal, Warrior menjadi legenda yang siap menemani anak-anak ke sekolah. Modelnya yang klasik dan hampir menyerupai Chuck Taylor menjadi opsi pada masa itu saat kantong tengah bolong. Bahkan, Warrior sempat menjadi sepatu yang aman saat ada razia upacara oleh guru konseling pada masa itu.

Compass

Satu lagi merk sepatu kanvas andalan yang pernah menghiasi masa-masa sekolah. Compass adalah salah satu opsi yang kerap kali dipilih oleh para penggunanya mulai dari era 90-an akhir. Modelnya sangat simpel, sekilas mengingatkan pada Nike Tennis Classic tapi berbahan kanvas. Compass sendiri baru-baru ini melakukan resale pada salah satu produknya dan berhasil menarik banyak target baru maupun mereka yang mau untuk me-recall masa lalu untuk memakainya.

PX Style

Walaupun tidak punya masa lalu sekuat pendahulu-pendahulunya, PX Style atau sepatu suster sempat amat melekat di hati. Ciri khasnya ada pada body-nya yang berwarna putih polos dan berbahan kanvas. Sangat ringan dan nyaman saat dipakai, sehingga tidak menyakitkan kaki di tengah aktivitas sekolah yang pada. Harganya juga tidak kalah terjangkau dan lekat menjadi identitas para siswi SMA pada masa itu. Berdampingan dengan Dragonfly si sepatu capung, sepatu suster juga bisa ditemukan di pasar-pasar tertentu seperti Taman Puring dan Mayestik. Sepatu PX Style juga banyak yang digambar sendiri untuk memberikan keunikan pada kanvasnya yang polos.

photo cover & thumbnail: Wolah Stone 

Like what you read? Give Qubicle Fashion your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Fashion

    We deliver stories about style, fashion, and culture.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US