ReviewSpider-ManTerbaruyangBeranidanRelevan

December 18, 2018Qubicle Film and TV
Lewat 'Into the Spider-Verse', Miles Morales menjadi sosok Spider-Man yang patut dibanggakan oleh generasi yang diwakilinya.

Kami tidak perlu berpikir sampai dua kali untuk segera membuat review Spider-Man: Into the Spider-Verse setelah menontonnya. Sebagai film keluarga, Into the Spider Verse merupakan sebuah paket lengkap: ia menampilkan laga yang seru, humor yang tepat guna, hingga nilai moral yang relevan dengan dunia sekarang.

Miles Morales—suara diisi oleh Shameik Moore—adalah Spider-Man terbaru dalam semesta paralel yang dikisahkan dalam Into the Spider-Verse. Miles adalah bocah SMP berkulit hitam asal Brooklyn, New York, yang berkesempatan untuk bersekolah di sebuah SMP swasta karena kecerdasannya. Sama seperti Spider-Man lainnya, kekuatan yang dimiliki Miles diperoleh dari gigitan laba-laba radioaktif.

Konflik dalam Into the Spider-Verse berawal dari usaha Kingpin untuk menabrakkan beberapa semesta dengan tujuan mengembalikan nyawa dari orang-orang terkasihnya. Tabrakan semesta-semesta ini mempertemukan enam tokoh Spider-Man dari serial Marvel (Spider-Man versi Miles Morales, Spider-Man versi Peter Parker, Spider-Woman alias Gwen Stacy, Peter Porker, Peni Parker, hingga Spider-Man Noir) untuk bersama-sama melawan Kingpin.

Gabungan animasi tiga dan dua dimensi menjadikan Into the Spider-Verse sebuah pengalaman visual yang hebat. Visualisasi yang kental akan pengaruh gaya komik membuat film terasa luwes dan lekat dengan akar ceritanya.

Untuk sebuah film keluarga, Into the Spider-Verse juga punya cerita yang berani, para penulis skrip tidak takut-takut untuk menjatuhkan korban oleh sebab konflik. Selain itu, nilai keluarga yang dibawa juga relevan dengan perkembangan zaman; orang tua menyadari dan mendukung minat anaknya untuk mengeksplorasi pilihan-pilihan hidup yang bisa dibilang non-mainstream.

Anak-anak remaja sekarang mesti bersyukur bahwa mereka punya sosok superhero seperti Miles Morales yang mewakili zaman mereka dengan pas. Ornamen-ornamen pelengkap film menunjujkkan bahwan Marvel merupakan studio yang melek zaman, salah satunya lewat tampilan soundtrack musik trap—di saat sama memberi referensi hip-hop old school khas New York yang menjadi latarnya, Bagi Anda yang belum sempat menonton, segeralah temui tetangga friendly—Spider-Man—terbaru Anda, Miles Morales.

Oleh: Adam Bagaskara

Like what you read? Give Qubicle Film and TV your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Film and TV

    All of the latest film and tv.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US