CaraMerawatKoleksiBukudiHomeLibraryKamu

July 11, 2019Qubicle Hobby
Dos and Don’ts dalam merawat koleksi buku di rumah agar dapat diwariskan ke generasi berikutnya.

Perpustakaan pribadi kerap menjadi salah satu idaman dan juga estetika para pecinta buku. Dan bagi kalian yang menyukai buku, nggak ada waktu yang lebih baik untuk merawat perpustakaan rumah agar buku-buku kesayangan dapat terus bertahan. Apalagi, banyak orang yang ingin mewariskan buku-buku terbaiknya kepada kerabat, anak, hingga generasi berikutnya. Shelly Smith, Kepala Perawatan Konservasi NYPL, berbagi kiat tentang cara menjaga buku-buku berharga kalian tetap bugar dan terawat.

Dos

#1 Simpan buku di lingkungan yang stabil dengan temperatur yang pas. Aturan praktis yang baik adalah bahwa jika kalian merasa nyaman, begitu juga buku-buku kalian. Suhu kamar, sekitar 22 derajat celsius (meskipun lebih dingin lebih baik), dan kelembaban relatif stabil sedang (sekitar 40-50%) adalah yang terbaik. Terlalu banyak panas atau kelembaban dapat mempercepat kerusakan atau mendorong pertumbuhan jamur. Cobalah untuk tidak menyimpan buku di loteng, yang bisa menjadi terlalu panas, atau ruang bawah tanah, yang bisa menjadi terlalu lembab.

#2 Jauhkan buku dari sinar matahari langsung dan cahaya intensitas tinggi lainnya. Sinar ultraviolet dan cahaya tampak dapat mempercepat kerusakan kertas dan menyebabkan pudar atau berubah warna warna-warna cerah pada sampul buku karena berdebu.

#3 Bersihkan buku-buku secara rutin dengan membersihkan debu yang menempel. Cukup bersihkan penutup dan ujungnya dengan kain lembut polos. Menyedot buku dengan lampiran sikat lembut juga dapat dengan aman menghilangkan debu yang terlepas.

#4 Simpan buku-buku dengan tegak, dan dukunglah dengan bookends agar tidak jatuh atau menjadi cacat. Jika buku berat atau besar dan tidak muat berdiri tegak di rak, simpan rata daripada di tulang belakang atau tepi kedepan (sisi berlawanan tulang belakang).

Don’ts

#1 Jangan letakkan rak buku yang mudah terekspos dengan dunia luar sehingga memungkinkan mengalami lebih banyak perubahan suhu dan kelembaban. Coba letakkan di sepanjang dinding bagian dalam.

#2 Jangan memperbaiki sampul yang rusak atau kertas dengan pita perekat (jenis pita itu tersedia di kantor, kerajinan, dan toko obat). Seringkali jenis perbaikan ini menyebabkan lebih banyak kerusakan seiring waktu.

#3 Jangan gunakan minyak atau balutan kulit pada leather binding. Bertolak belakang dengan pendapat yang dipegang sebelumnya, balutan minyak atau kulit tidak membuat leather tetap lentur, dan itu sebenarnya dapat menyebabkan penurunan volume saat balutan minyak atau kulit semakin tua. Cukup menyeka binding kulit dengan kain lembut polos yang terbaik.

#4 Jangan tarik bagian atas tulang belakang buku saat mengeluarkan buku dari rak. Ini dapat menyebabkan bagian atas tulang belakang buku patah dan terlepas dari waktu ke waktu. Sebaliknya, dorong kembali buku-buku di kedua sisi.

#5 Jangan gunakan sticky notes, klip kertas, atau karet gelang. Sticky notes meninggalkan residu lengket yang tidak baik untuk kertas. Klip kertas dapat berkarat dari waktu ke waktu dan karet gelang dapat merobek halaman atau, saat membusuk, bahkan menempel pada buku. Sebaliknya, gunakan secarik kertas acid-free sebagai pembatas.



Oleh: Delfania

Like what you read? Give Qubicle Hobby your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Hobby

    A medium created to accomodate young people hobbies.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US