TipsPunyaSucculentyangPanjangUmur

May 17, 2019Qubicle Hobby
Merawat succulent ternyata ada panduannya juga. Yuk, jadi orang tua dari succulent yang sehat dan panjang umur.

Jangan dikira karena ukurannya imut, terus perawatannya minim. Merawat succulent ternyata ada panduannya juga. Yuk, jadi orang tua dari succulent yang sehat dan panjang umur!


via GIPHY


Thanks to the aesthetically pleasing photos on Instagram, banyak yang sebelumnya nggak tertarik dengan hobi berkebun jadi mulai tertarik untuk punya succulent untuk menghias ruangan maupun meja kerja. Ukurannya yang kecil sempat bikin orang-orang berpikir bahwa ia mudah dirawat. Makanya, kaum milenial jadi ramai-ramai berburu succulent untuk dipelihara. Faktanya, merawat succulent sama saja dengan merawat tanaman lainnya, butuh perhatian dan komitmen, lho!

Here’s how!


via GIPHY


1. Pilih tanah yang tepat

Let’s start from the basic, the soil. Succulent membutuhkan tanah yang bersifat kering. Namun, ia juga nggak bisa hidup di tanah yang penuh pasir maupun pecahan batu. Pastikan tanah yang kamu pilih termasuk kering namun masih mengandung kelembapan dan air yang dibutuhkan. Biasanya untuk mengakali hal ini, kamu bisa campurkan tanah biasa dengan pasir. Banyak ngobrol sama pemilik toko tanaman sebelum akhirnya membeli, ya!


2. Atur paparan sinar matahari

Mitos yang paling banyak beredar adalah succulent perlu terpapar sinar matahari langsung karena ia termasuk tumbuhan “kering”. Setiap tumbuhan, nggak terkecuali succulent, butuh sinar matahari untuk bisa melakukan fotosintesis. Yang membedakan adalah kadar paparannya. Succulent termasuk fleksibel soal ini, tapi yang jelas pertumbuhannya akan terganggu jika ia nggak pernah terkena sinar matahari, atau terlalu lama terpapar sinar matahari. Idealnya, di pagi hari, kamu bisa menaruh succulent di luar ruangan, kemudian menjelang siang, masukkan kembali ke dalam (namun masih terpapar sinar matahari, letakkan dekat jendela), lalu malam biarkan succulent di dalam ruangan.


3. Jangan kebanyakan memberikan air

Ini adalah kesalahan yang paling sering dilakukan oleh pemula. Ingat saja, bahwa succulent memerlukan tanah yang cukup kering, sehingga, jangan sampai kamu memberikan air sampai ia tergenang. Tips lainnya, jangan memberikan air jika dirasa tanahnya masih cukup lembap. Keadaan tanah juga bisa bergantung iklim dan cuaca di daerahmu, lho. Kalau dirasa temperatur hari itu sedang tinggi atau sinar matahari dirasa terik, mungkin kamu bisa memberikan beberapa tetes air. Always check on yourself!


4. Pentingnya untuk kasih makan ke succulent

Biar succulent kamu makin bahagia dan panjang umur, jangan lupa untuk kasih mereka makanan. Yup, tumbuhan juga punya makanannya sendiri, nggak hanya air dan proses fotosintesis! Penting buat succulent untuk diberi asupan kalsium dan fertilizer. Kasih “makanan” ini bersamaan setelah memberikan air, ya!


5. Berikan sirkulasi udara yang cukup

Setiap succulent punya kebutuhan udara yang berbeda. Jika kamu membeli succulent untuk ditaruh di dalam ruangan, saat membeli rumah atau pot untuk succulent-mu, disarankan untuk membeli pot yang ada lubang-lubang kecil di dasarnya. Ini membantu kelancaran sirkulasi udara. Ada baiknya kamu mengeluarkan succulent-mu ke luar ruangan secara rutin. Give them time to breathe!


via GIPHY


Dengan mengikuti tips di atas, semoga succulent kamu bisa panjang umurnya, ya!



Oleh: Kidung Larasmoyo

Like what you read? Give Qubicle Hobby your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Hobby

    A medium created to accomodate young people hobbies.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US