BarefoodKembalikanGairah'Sullen'dalamFormatVinyl

March 14, 2019Qubicle Music
Selain mengeluarkan piringan hitam mini album ‘Sullen’ lewat Guerilla Records, Barefood juga mengadakan acara perayaan rilisnya.

Semalam (13/3), Barefood menggelar perayaan 5 tahun mini album fenomenal mereka, Sullen, yang dirilis tahun 2013. Dalam acara semalam, Barefood sekaligus meresmikan rilisnya kembali album Sullen dalam format piringan hitam 10 inci yang dirilis oleh label rekaman Guerilla Records. Aneh rasanya, karena Barefood termasuk kategori band angot-angotan alias jarang manggung. Ya wajar aja, karena kedua personelnya, Ditto dan Rachmad “Mamet” Triyadi yang semakin sibuk mengurus keluarga dan urusan kantor. Sekalinya manggung, langsung menyajikan perayaan 1 lustrum mini album milik mereka.

Kalau menceritakan tentang perayaan album Sullen semalam, yang kami rasakan adalah dahaga dan keringat yang mengucur keras karena format keintiman acara tersebut. Pesta yang diadakan di kebun belakang Aksara, Kemang, yang berukuran minimalis sekitar 5x5 meter ini sontak membuat mereka yang hadir kegerahan dan nggak sabar buat nonton Barefood di akhir gelaran.

Rangkaian acara ini dimulai dengan bincang-bincang santai bersama Barefood yang dimoderasi oleh Felix Dass. Felix mengulik habis-habisan cerita dibalik Sullen yang malam itu menjadi primadona. Selepas ngobrol-ngobrol bareng Felix, di area kebun belakang sudah bersiap Gascoigne, band college rock/indie rock yang menjadi pembuka perayaan 5 tahun mini album Sullen. Gascoigne berhasil membuat para penonton terhibur dengan susunan set yang mereka bawakan, yang berisi kurang lebih 6 lagu; termasuk di dalamnya salah satu lagu mereka yang akan menjadi single di album mereka nanti yang kabarnya akan muncul April mendatang.

Setelah Gascoigne selesai, bersiap eleventwelfth, band emo slash indie rock yang turut menjadi salah satu band yang meramaikan keriaan ini. Eleventwelfth sendiri cukup mempunyai cerita yang cukup panjang bersama Barefood, khususnya Ditto sang gitaris. Sedikit trivia, sebelum eleventwelfth menjadi grup dengan formasi komplet seperti saat ini, dulu mereka pernah ikutan Barefood tur swadaya. Ditto pun bisa dibilang adalah salah satu orang yang berjasa bagi mereka, karena masukan-masukan yang diberikannya sangat berarti bagi eleventwelfth hingga mereka bisa menelurkan EP mereka.

Pengisi terakhir adalah Secret Meadow yang juga adalah kerabat dekat Barefood. Lewat alunan mater-materi musik indie pop yang manis, mereka menjadi pengadem suasana setelah 2 band rock sebelumnya turun panggung.

Lalu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga. Dengan format penuh dan runut mini album Sullen, Barefood seolah mengembalikan ingatan-ingatan dan romansa album Sullen; album yang hadir di tahun 2013 untuk mereka yang muda, penuh amarah bergelora sekaligus kegelisahan yang tak kunjung usai. Seperti aksi panggung mereka biasanya, penampilan Barefood malam itu nampak sangat optimal dengan riff-riff dari Ditto yang memukau. Dibantu oleh Pandu Fuzztoni malam itu untuk mengisi drum, Ditto sempat bernarasi tentang sejarah cukup panjang mereka bersama Pandu. Gelaran tersebut pun ditutup oleh Barefood dengan lagu-lagu lawas dari demo mereka sebelum Sullen. Malam kemarin bisa dibilang merupakan sebuah pesta alternative rock yang intim, tanpa banyak cing cong, dan jadi perayaan yang pas buat mini album yang berisi musik rock yang bagus. 

Oleh: Arga K.

Like what you read? Give Qubicle Music your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Music

    We found it's important to give people on good music whether they're made by established musicians or newcomers.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US