Notifikasi

    ESCAPADE

    oleh
    452 Pengikut
    373 Konten
    IT'S TIME TO ESCAPE IN ESCAPADE           instagram : @escapadeqube

    Tak Pernah Kehabisan Gaya di Venetian, Macau

    oleh ESCAPADE Teks: Lisa Merinda Foto: Lisa Merinda, www.venetianmacao.com Gondola di Venetian Macau Macau merupakan salah satu destinasi wisata turistik di Asia. Selain menyajikan pemandangan kontras yang menakjubkan, di sana kita serasa berada di Portugis. Bangunan-bangunan klasik ala Barat nyaris memenuhi setiap sudut kota dan bikin kita tak henti-hentinya menjepretkan kamera. Jalan-jalan ke Macau, kita tak hanya serasa berada di Eropa, tapi juga menyaksikan perpaduan budaya Timur dan Barat, menikmati keunikan kulinernya dan mengagumi kemegahan arsitekturnya. Salah satu bangunan yang megah dan mencolok di Macau adalah Venetian Macau. Terletak di Cotai Strip, Venetian Macau menawarkan hiburan dengan konsep “One Stop Entertainment” yang memadukan bisnis hospitality dengan hiburan, belanja dan kuliner. Di Venetian Macau terdapat ratusan kamar mewah bagi tamu yang hendak menginap, tempat kasino, pusat perbelanjaan dan kuliner dalam satu gedung. Pengunjung benar-benar dimanjakan dengan berbagai fasilitas lengkap dan mewah di sana.Jalan-jalan atau menginap di Venetian Macau, kita seolah-olah sedang berada di Venesia, Italia. Bangunan gedung dan interior bergaya Venesia. Bahkan, di pusat perbelanjaan Venetian Macau kita akan menemukan aliran kanal buatan yang serupa di Venesia, beserta gondola-gondola khas Venesia yang didayung oleh pengemudi gondola sambil berdiri di atas perahu. Interior bergaya klasik khas Eropa di Venetian Macau  (foto : venetianmacao.com) Interior bergaya klasik khas Eropa di Venetian Macau Interior bergaya klasik khas Eropa di Venetian Macau Sepeda antik di depan salah satu toko di Venetian Macau Di dalam Venetian Macau pengunjung tak akan kena hujan dan panas walaupun kesannya kita sedang berada di luar ruang dengan langit biru cerah. Ya itu karena interior Venetian Macau didesain benar-benar menyerupai Kota Venesia dengan langit terus-menerus terang-benderang. Jadi jangan heran kalau banyak pengunjung yang lupa waktu saat ke sana. Dijamin, kita tak akan kehabisan gaya karena ada beberapa agenda menarik yang bisa dilakukan di sana. Apa saja?- Menginap di hotelVenetian Macau menyajikan kamar-kamar mewah yang luas dan nyaman. Tamu hotel seolah-olah sedang menginap di salah satu bangunan klasik yang menyerupai istana megah. Rasakanlah sensasi menjadi raja atau ratu sesaat saat menginap di Venetian Macau.Kamar hotel di Venetian, Macau (foto : venetianmacao.com)- Berbelanja ala VenetianDi sana kita bisa berbelanja ala orang Venesia. Deretan butik-butik mewah dan bermerek ada di Venetian Macau, dikelilingi kanal-kanal buatan yang indah dan turistik. Yang pasti, siapkan dompet tebal atau kartu kredit dengan limit besar kalau mau retail therapy di Venetian Macau. Venetian Macau tampak luar ( (foto : venetianmacao.com) - Mengelilingi kanal buatan sambil naik gondolaDi Venetian Macau kita bisa mencoba naik gondola seperti di Venesia. Kanal-kanal buatan yang indah mengelilingi deretan pertokoan mewah di sana. Kita akan disajikan pemandangan “wah” di sekeliling kita saat naik gondola yang didayung oleh pengemudi yang berpakaian ala Venesia. Kalau beruntung kita bisa dapat pedayung orang Italia ganteng yang bisa menyanyi. Kanal buatan  (foto : venetianmacao.com) · Kuliner lezatAda berbagai macam kuliner khas Asia dan barat di food court Venetian Macau. Bagi penyuka kuliner, bisa mencoba aneka menu yang ditawarkan di sana sambil menikmati suasana Venesia buatan. Kuliner Macau  (foto : venetianmacao.com) Kuliner Dimsum Macau  (foto : venetianmacao.com)Resto di Macau  (foto : venetianmacao.com) - Mencoba peruntungan di kasinoKasino di Macau dianggap legal. Kalau sekali-kali mau coba peruntungan kalian di sana, datanglah ke Venetian Macau. Tapi jangan sampai keterusan karena penasaran kalau nggak menang-menang. Uang saku kalian akan habis tak bersisa bila lupa berhenti main di kasino. Tapi jangan coba-coba bawa anak di bawah umur ya. Sudah pasti anak-anak dilarang masuk. Cara Ke Sana:Naik bus gratis ke Venetian Macau dari Shuttle Bus Terminal Maritimo yang ada di seberang Macau Ferry Terminal. Bus ini merupakan bus operasional tempat hiburan tersebut. Ada tulisan Venetian Macau di bagian luar bus, jadi dijamin tak akan salah naik bus. Jam operasional bus: 10.00-23.00.

    13 Tempat Ini Layak Buat Dikunjungi Berkali-kali

    oleh ESCAPADE Teks: Mayawati NH (MyTrip Magazine) Di seluruh jagat raya ini banyak sekali tempat indah, spektakuler ataupun sekadar asyik aja yang memaksa kita kembali dan kembali lagi. Tak pernah bosan, tak pernah puas. Saya pun mengalaminya. Ada beberapa tempat (pulau, kota, wilayah, lokasi wisata) yang amat berkesan dan membuat saya selalu ingin kembali. Beberapa tempat sudah berhasil saya datangi dua kali bahkan lebih, tapi sedikit tempat lainnya baru sebatas mimpi untuk saya datangi lagi. Ini dia 13 tempat berdaya magnet itu bagi saya. 1. Raja Ampat, Papua BaratSaya sampai dijuluki calon bupati Raja Ampat saking seringnya ke sana (baca: 12 kali). Sementara sebagian besar orang masih menganggap ke Raja Ampat mahal dan sayang menghabiskan bujet buat ke sana. Padahal semua teman yang pernah ke Raja Ampat tak ada yang menyesal telah mengeluarkan uang belasan juta. Dan semuanya bilang pengen balik lagi. Ya, siapa yang berani menyangkal keindahan Raja Ampat? Apalagi areanya begitu luas dan begitu banyak spot-spot cantik yang tak akan kelar dalam 2-3 kali kunjungan. Jadi wajar kalau saya selalu ingin kembali. Walaupun beberapa spot utama saya datangi berkali-kali, seperti Wayag, Piaynemo, Manta Point, Teluk Kabui, Pasir Timbul, tapi pengalamannya selalu beda. Jadi kalau ditanya, masih mau balik lagi? Mauuu...foto :  https://www.indonesia.travel2. Machu Picchu, PeruSalah satu destinasi utama wisatawan seluruh dunia ini memang kece badai, spektakuler, menggairahkan, apa lagi, you name it! Melihat matahari pagi menyembul dari balik pegunungan di sekitar kompleks bangunan peninggalan Inca ini niscaya membuat kalian ingin kembali merasakan suasana magisnya. Area yang luas, setiap sudut yang Instagenik, juga pastinya membuat kalian ingin datang lagi, memuaskan mata dan hati. Begitulah, Machu Picchu ada dalam daftar tempat yang ingin saya datangi lagi, walaupun harus menguras tabungan sangat dalam. foto : https://www.travelchannel.com3. Pulau BaliPasti semua sepakat, tak pernah rugi untuk datang lagi dan lagi ke Bali. Sama seperti kalian, saya pun tak terhitung sudah berapa kali ke Bali, dan tak pernah bosan. Alasan pertama, selalu ada tempat baru untuk dieksplor, baik itu obyek wisata alam, obyek wisata buatan, atau sekadar resto, kafe, dan hotel baru. Kedua, Bali menawarkan atmosfer liburan di setiap jengkal tanahnya. Pokoknya baru tiba di Bandara Ngurah Rai aja udah asyik bawaannya. Iya nggak?Pantai Dreamland (foto : catcha.co.id) 4. YogyakartaNah ini juga kota yang selalu bikin kangen. Ambience-nya, suasananya, asyik aja gitu. Obyek-obyek wisatanya juga selalu ada yang baru. Tebing Breksi, Kebun Buah Mangunan. Belum lagi pantai-pantai dahsyatnya di Gunungkidul --ada Pantai Ngandong, Nglambor. Banyak lah pokoknya obyek wisata di Yogyakarta yang membuat saya selalu ingin kembali walaupun sudah tak terhitung berapa kali ke sana.Tebing Breksi (foto : jogjaasik.com)5. Queenstown, New ZealandYang pernah ke New Zealand, apalagi yang suka petualangan dan aktivitas luar ruang pasti menunjuk Queenstown sebagai kota favorit yang ingin dikunjungi lagi. Di kota ini kita bisa naik scenic flight untuk menikmati rangkaian pegunungan salju, memacu adrenalin dengan naik Shotover Jet ataupun ber-bungy jumping di Kawarau Bridge, atau sekadar menikmati Danau Wakatipu dari jendela kamar hotel. Kalau ada kesempatan ke New Zealand lagi, saya ingin langsung ke Queenstown dan menghabiskan waktu lebih lama di sana. Kawarau Bridge (foto : https://www.stokedforsaturday.com) Bungy Jumping di Kawarau Bridge  (foto : https://www.stokedforsaturday.com) 6. Bangkok, ThailandHmmm, mungkin ada yang mempertanyakan, apa istimewanya ibu kota Thailand ini sehingga saya memasukkannya dalam daftar layak kunjung berkali-kali? Sulit memang menjawabnya. Bangkok padahal panas, macet juga seperti Jakarta, bahkan saya pernah kena scam di sana. Justru mungkin kesamaan dengan Jakarta itulah yang membuat saya feel at home di sana. Banyak jajanan pinggir jalan, harga makanannya murah-murah, itu juga yang bikin betah. Kalau mau belanja produk fashion ala Mangga Dua di sana juga banyak dan supermurah. Begitu juga pernak-pernik kerajinan murah-murah di Chatuchak. Barang bermerek juga cenderung lebih variatif dari Jakarta, dan lebih murah. So?Chatuchak (foto : https://www.bangkok.com)7. Bromo, Jawa TimurThe best sunrise in the world ada di sini. Bentang alam keseluruhannya breathtaking! Area yang dieksplor juga banyak: Pananjakan, kawah, Bukit Teletubbies, dll. Sudah 4 kali saya ke Bromo dan tak pernah bosan. Kalau ada kesempatan pasti saya akan kembali lagi. Menunggui lagi sunrise-nya yang magis. Bukit Teletubbies (foto : https://www.malangtourguide.com)8. Ranu Kumbolo, Gunung Semeru, Jawa TimurBanyak danau cantik di dunia ini, pasti. Tapi percayalah, sekali datang dan melihat Ranu Kumbolo di kaki Gunung Semeru, kalian pasti akan jatuh cinta. Cinta yang kemudian mendorong kalian untuk datang lagi dan lagi. Saya sampai 3 kali ke sana, dan masih ingin balik lagi. Momen paling dinanti di danau ini adalah saat matahari mulai menongolkan diri di ufuk timur, menyinari danau menjadi keemasan. Suasana begitu magis, terutama karena gerombolan kabut tipis memeluk permukaan danau. Aaarrrgh.... Ranu Kumbolo (foto : https://www.naturalsunrisetour.com)9. Pulau Sumba, NTTSaya tak bisa menyebut satu tempat saja di Pulau Sumba sebagai tempat yang ingin saya datangi berkali-kali, karena Sumba memikat secara keseluruhan, satu paket. Dari kampung adatnya, pantainya, air terjunnya, sabananya, kuda liarnya, keramahan warganya. Semuanya membuat saya ingin kembali lagi, menjelajahi lebih dalam lagi dari ujung barat daya hingga ke timur. Taman Nasional Laiwangi Wanggameti, salah satu yang ingin saya eksplor kalau ke Sumba lagi. Taman Nasional Laiwangi Wanggameti (foto : https://www.tnlaiwangiwanggameti.com)10. Pulau Flores, NTTSama seperti Sumba, Flores juga membuat saya tersihir oleh semua yang dimilikinya, satu paket komplet. Taman Nasional Komodonya yang tiada duanya, Danau Kelimutunya, kampung-kampung adatnya seperti Wae Rebo, pantainya, gunungnya, air terjunnya. Semuanya menyedot saya datang hingga 7 kali, dan masih kepingin datang lagi. Taman Nasional Komodo (foto : https://arontik.blogspot.co.id)11. Gunung Rinjani, Lombok, NTBMendaki gunung itu sangat melelahkan, tapi Rinjani sanggup memaksa saya melakukannya sampai 4 kali! Untuk Rinjani, worth the effort! Rinjani cantik banget! Ya puncaknya, ya Segara Anaknya, Plawangan Senarunya, Plawangan Sembalunnya, sabananya, hutannya. Sulit sekali move on dari Rinjani. Saya berani bertaruh, para pendaki pun pasti akan menjawab Rinjani sebagai gunung yang layak didaki berkali-kali. Plawangan Sembalun (foto : https://trekkingrinjani.wordpress.com)12. Cappadocia, TurkiSekali datang ke sana, saya langsung jatuh cinta. Penduduk Cappadocia beruntung dianugerahi bentang alam yang luar biasa unik dan dahsyat. Bentang alam berupa formasi bebatuan vulkanik itu tambah luar biasa lagi karena bisa ditonton dari atas hot air balloon. Bikin takjub lah pokoknya. Nggak nolak kalau ada ajakan ke sana lagi. Cappadocia, Turki (foto : https://twitter.com/cheria_wisata)13. Entlebuch, SwissPernah bermimpi tinggal di pedesaan nan sejuk hijau segar yang dikelilingi padang rumput dan pegunungan salju seperti di film/cerita Heidi? Datanglah ke Entlebuch, dan kalian akan menemukan jawabannya. Dikenal sebagai wild west-nya Luzern, Entlebuch adalah cagar biosfer pertama dan satu-satunya di Swiss (ditetapkan UNESCO tahun 2011). Di area lebih dari 400 km2, Entlebuch menjanjikan kedamaian dan relaksasi total. Saya memimpikan suatu saat kembali ke sana dan tinggal di rumah penduduk. Entlebuch, Swiss (foto : https://www.biosphaere.ch)Ini tempat-tempat layak kunjung berkali-kali versi saya. Bagaimana versi kalian? Bagikan di kolom komen ya....

    Rinjani yang Tersakiti

    oleh ESCAPADE Siapa lagi yang harus peduli terhadap kebersihan gunung kalau bukan kita bersama. Demi kelestarian habitat kawan kita hewan dan tumbuhan. Stop vandalisme, bawa turun sampahmu!

    16 Hidden Paradise di Indonesia

    oleh ESCAPADE Teks: Mayawati NH (MyTrip Magazine) Foto: Mayawati NH ‘Surga’ tersembunyi alias tempat-tempat menawan di Indonesia, dari ujung barat di Sumatera sampai ujung timur di Papua, tentu tak terhitung. Daftarnya tak akan pernah tuntas disusun. Yang akan saya bagikan di sini berdasarkan pengalaman saya saja. Kriterianya: tempat cantik sekaligus sulit dijangkau --at least butuh perjuangan, dan mungkin beberapa di antaranya jarang terdengar. Urutan bersifat random, bukan peringkat. 1. Tanjung Ringgit, Lombok, NTBTerletak di ujung paling selatan pesisir timur Lombok, tepatnya di Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Perjalanan 3-4 jam dari Senggigi atau 2-3 jam dari Bandara Lombok Praya terbayar lebih dari lunas begitu kita sampai. Dari atas tanjung, di kejauhan terlihat dua tonjolan tanjung yang mirip moncong buaya. Di bawahnya ombak berdebur-debur keras. Tanjung ini lebih cantik saat ditimpa matahari pagi yang membuatnya tampak bersinar keemasan. Tanjung Ringgit, Lombok, NTB Tanjung Ringgit, Lombok, NTB 2. Kali Biru, Raja Ampat, Papua BaratBukan, ini bukan Kalibiru di Kulon Progo Yogyakarta, tapi Kali Biru (Wemalao) di Desa Warsambin, Teluk Mayalibit, Raja Ampat. Kali atau sungainya benar-benar biru jernih. Berada di tengah hutan, tapi hanya ditempuh 20 menit jalan kaki. Asyiknya, kita bisa berenang di sini. Airnya sejuk segar! Kali Biru, Raja Ampat, Papua Barat Kali Biru, Raja Ampat, Papua Barat 3. Pantai Tembeling, Nusa Penida, BaliBerada di pesisir barat Nusa Penida, di Desa Batumadeg, untuk ke sini naik motor dari Toyapakeh sekitar 1 jam. Kalau naik mobil lebih lama dan harus sambung jalan kaki lebih jauh. Kalau naik motor jalan kakinya tinggal 10-15 menit. Spot yang bisa dinikmati antara lain kolam mata air khusus buat kaum pria, kolam buat wanita, pantai penuh batu karang dengan ombak keras, dan karang bolong besar. Pokoknya banyak spot Instagenik deh! Pantai Tembeling, Nusa Penida, Bali Pantai Tembeling, Nusa Penida, Bali 4. Cunca Wulang, Labuan Bajo, Flores, NTTMelihat ngarai dengan tebing batu bertekstur, air terjun dan kolam alami berwarna hijau toska, mata siapa yang tak terpuaskan? Benar-benar surga, yang harus ditempuh 1,5 jam berkendara dari Labuan Bajo, dan disambung jalan kaki 1 jam lebih untuk sampai ke lokasi di Desa Wersawe. Jalurnya mudah, tapi di beberapa ruas butuh kehati-hatian. Kita bisa berenang di kolamnya, cukup aman asal jangan mendekati air terjun. Kita juga bisa terjun dari tebing ke kolam. Saya, ditemani pemandu, sempat mencoba berenang mendekati air terjun, setelah terlebih dulu terjun dari tebingnya. Sensasinya luar biasa! Cunca Wulang, Labuan Bajo, Flores, NTT 5. Air Terjun Tiu Kelep, Lombok, NTBSaat puncak musim hujan, air terjun di Desa Senaru ini ditutup karena cukup berbahaya. Ya, karena untuk mencapainya kita harus melewati aliran sungai. Bagi yang bisa berenang jangan ragu menceburkan diri di kolam di bawah air terjun. Sejuknya poll! Tapi jangan coba-coba memasang punggung di bawah air terjun. Air terjunnya tinggi banget, 50-an meter. Bagi yang nggak bisa berenang cukup memuaskan mata dan main-main di pinggir kolamnya aja ya, karena kolamnya sangat dalam. Air Terjun Tiu Kelep, Lombok, NTB 6. Batu Solor/So'on, Bondowoso, Jawa TimurWalaupun ‘cuma’ di Jawa Timur, tapi lokasi batu yang mirip Stonehenge di Inggris ini tak mudah ditemukan, bahkan dengan bantuan Google Maps sekalipun. Amannya, begitu mendekati lokasi di Desa Solor, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, tanya penduduk lokal. Dari Surabaya berkendara ke sini total sekitar 6 jam (nonstop). Lalu sambung naik ojek 15 menit lewat jalur turun naik. Worth the effort kah? Iya dong. Formasi 6 bongkah batu menjulang setinggi 10-an meter yang didekap rimbun pepohonan di tengah perbukitan ini bisa kita nikmati dari jauh, juga bisa didekati hingga ke dasarnya. Buruan ke sini sebelum jadi mainstream deh! Batu Solor/So'on, Bondowoso, Jawa Timur Batu Solor/So'on, Bondowoso, Jawa Timur 7. Labuan Cermin, Berau, Kalimantan TimurDari Kota Tanjung Redeb di Berau naik mobil ke Biduk-Biduk makan waktu 5-6 jam melewati ruas jalan yang di beberapa tempat rusak parah, membuat kita terguncang-guncang di dalam mobil. Sampai di Biduk-Biduk sambung naik perahu di Labuan Kelambu selama 15 menit. Saya berani bertaruh, sampai di Labuan Cermin kalian akan senang tak terkira melihat air danau yang super bening bagai cermin. Sehabis perahu membawa berkeliling, pasti kita pengen buru-buru nyemplung deh. Buat yang nggak bisa berenang, tenang, ada penyewaan life jacket atau ban. O ya, danau ini airnya dua rasa lho, di bagian atas tawar dan di bagian bawah asin.Labuan Cermin, Berau, Kalimantan Timur Labuan Cermin, Berau, Kalimantan Timur 8. Kedung Tumpang, Tulungagung, Jawa TimurKedung Tumpang yang berada di Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung ini dapat dicapai dari Kota Blitar, dengan berkendara 1,5 jam. Kalau bawa mobil, sambung ke lokasi dengan naik ojek 15 menitan. Lalu kita harus jalan kaki lagi menuruni tebing pantai yang cukup curam selama 15 menitan juga. Barulah ketemu jajaran kubangan air di sela lekuk-liku batu karang yang cakep ini. Ada kubangan yang bisa direnangi, ada juga yang tidak. Tapi tetap hati-hati karena saat ombak besar mengempas, bisa saja yang sedang berenang terangkut keluar, ke Samudera Indonesia. Kedung Tumpang, Tulungagung, Jawa Timur Kedung Tumpang, Tulungagung, Jawa Timur 9. Tumpak Sewu, Lumajang, Jawa TimurTak berlebihan kalau air terjun ini disebut Niagara-nya Indonesia. Air tercurah deras di beberapa titik di dinding tebing yang entah berapa ratus meter lebarnya itu. Makanya namanya Tumpak Sewu (sewu dalam Bahasa Jawa berarti seribu). Menonton air terjun yang berlokasi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang ini cukup dari pelataran pandang. Dari tempat parkir cukup jalan kaki selama 15 menit ke sini. Bagi yang suka tantangan bisa turun mendekati air terjun lewat jalur tangga bambu dan jalur batu di tebing yang curam, plus menyusuri dan menyeberangi sungai. Tumpak Sewu, Lumajang, Jawa Timur Tumpak Sewu, Lumajang, Jawa Timur 10. Gua Wora Wari, Kebumen, Jawa TengahPasti banyak yang belum pernah dengar nama gua ini dan meragukan keindahannya. Saya pun awalnya ragu saat hendak memasukinya. Worthed kah? Tapi makin masuk, makin terpesona saya. Lekuk-liku interior gua yang dihiasi stalagtit dan stalagmit membakar gairah saya untuk terus dan terus. Keren! Asyiknya, menelusuri gua ini tak perlu pakai peralatan, kecuali senter. Untuk yang suka tantangan, bisa lanjut mendaki hingga ke lubang besar di bagian akhir gua yang merupakan jalan tembus untuk kembali ke tempat parkir. Gua Wora Wari, Kebumen, Jawa Tengah Gua Wora Wari, Kebumen, Jawa Tengah 11. Pulau Marsegu, Seram, MalukuAha, pulau ini pasti super asing buat kalian. Bahkan kalau saya sebut aksesnya dari Pulau Osi pun kalian tetap bingung. Kalau disebut Pulau Seram, ooo.. barulah paham ya? Pulau Osi berada di Kabupaten Seram Bagian Barat. Untuk mencapai Pulau Osi saja butuh bergonta-ganti moda transportasi: dari Kota Ambon naik mobil ke Pelabuhan Liang, menyeberang dengan kapal feri ke Waipirit di Pulau Seram, naik mobil lagi ke Desa Pelita Jaya di Piru, lalu sambung lagi dengan ojek yang akan melintasi jembatan kayu ke Pulau Osi. Jauh sangat ya... Dari Pulau Osi ke Taman Wisata Alam Pulau Marsegu naik perahu 15 menitan. Pulau tak berpenghuni ini pantainya berpasir putih. Air lautnya gradasi hijau kebiruan. Dan yang juara, bawah lautnya sangat kaya. Terumbu karangnya warna-warni dan rapat! Ikan-ikannya juga banyak. Semuanya cukup dinikmati dengan snorkeling aja dari bibir pantai. Asyiknya lagi, pulaunya sepi total. Benar-benar hidden paradise! Pulau Marsegu, Seram, Maluku Pulau Marsegu, Seram, Maluku 12. Blue Hole, Pulau Kakaban, Berau, Kalimantan TimurNggak afdol rasanya kalau saya tak memasukkan salah satu dive site dalam daftar ini. Yang membuat saya ternganga tak terhitung. Tapi yang sulit memasukinya, penuh ketegangan, bisa dihitung, salah satunya Blue Hole di Pulau Kakaban, Kepulauan Derawan, Kaltim. Pintu masuknya berupa lubang menganga, dan di dalamnya terdapat gua bawah laut. Di aula guanya ada setitik cahaya matahari masuk dari celah di atas gua. Ada 3 exit, yang pertama jalur populer di mana kita akan keluar di 20-an meter. Yang kedua di 30-an meter. Nah kalau nyasar ke jalur paling kiri, keluar di 60-an meter, dan diprediksi saat itu penyelam sudah akan kehabisan udara di tabung. Saya mengikuti pemandu masuk ke jalur yang benar. Lorongnya sempit, gelap, dan tambah nggak kelihatan karena kicking teman saya di depan membuat partikel-partikel naik. Fiuhhh... untung jalurnya nggak bercabang, dan saya selamat sampai keluar. 13. Gua Pawon, PadalarangBanyak orang tahu Stone Garden. Tapi mungkin masih sedikit yang tahu kalau di dekat Stone Garden ada gua eksotis bernama Gua Pawon. Mencapainya sih tidak sulit, cukup jalan kaki sedikit dari tempat parkir, menaiki anak tangga. Tapi toh banyak yang tak sanggup menjelajahinya terus hingga ke bagian akhir gua karena bau kotoran kelelawar yang menyengat. Padahal di ruang gua terakhir itulah pesona gua ini berada. Ada ‘jendela’ besar dengan pemandangan mengampar di bawahnya. Ada beragam formasi bebatuan yang Instagenik. O ya, saya juga sangat suka pemandangan di sekitar pohon besar sebelum memasuki ruang gua pertama. Suasananya magis, bagai di negeri dongeng. Gua Pawon, Padalarang Gua Pawon, Padalarang 14. Puru Kambera, Sumba Timur, NTTPantai Puru Kambera adalah salah satu sunset spot ciamik di Sumba Timur yang bisa ditempuh 45 menit dari Kota Waingapu (ibu kota Sumba Timur). Garis pantainya panjang, diteduhi kerindangan pepohonan. Bukan cuma pantainya yang berkategori surga, tapi juga sabana yang dilalui dalam perjalanan ke sana. Ada satu lokasi agak tinggi yang memungkinkan kita melihat laut di kejauhan, dan di sekitarnya terhampar padang rumput dengan pohon-pohon menyembul di sana sini. Terkadang ada kawanan kuda liar sedang merumput. Pokoknya breathtaking! Apalagi menjelang sunset, semburat warna oranye, pink, ungu di langit benar-benar membuai mata. Puru Kambera, Sumba Timur, NTT Puru Kambera, Sumba Timur, NTT 15. Batu Papan, Wamena, Papua Batu Papan belokasi di atas Danau Habema, di kaki Puncak Trikora, dengan akses dari Kota Wamena. Dari Kota Wamena kita harus naik mobil 4WD, mendaki hingga ketinggian 4.000-an meter lebih selama +/-3 jam. Sampai di sana... Uwowww.... Seperti berada di padang salju! Padahal itu hanya hamparan luas batu berwarna putih laksana salju yang permukaannya banyak yang rata, seperti papan. Dan tentu saja daerah ini sepiiii.... in the middle of nowhere! Batu Papan, WamenaBatu Papan, Wamena16. Rimau, Pagar Alam, Sumatera SelatanRimau adalah nama area di kaki Gunung Dempo yang dapat dicapai dengan berkendara 1,5 jam dari pusat kota Pagar Alam. Pemandangannya sangat indah dengan hamparan kebun tehnya yang hijau rapat, diselingi jalan berliku tajam dan menanjak. Rimau, Pagar Alam, Sumatera SelatanpetualngaIni hidden paradise versi saya. Bagaimana versi kalian? Bagikan di kolom komen ya....

    Show More