4 Gunung Pencabut Nyawa

Teks: Milika

Foto: Istimewa

Kalau seorang pendaki gunung pasti tahu dong film Everest yang dibintangi Jake Gyllenhaal. Di film tersebut Everest digambarkan sebagai tempat yang sangat berbahaya dan sangat mematikan. Perubahan cuaca yang ekstrim dan mendadak sudah banyak memakan korban jiwa. Walaupun memegang gelar puncak tertinggi dunia tapi Everest tidak masuk ke dalam daftar 4 gunung yang paling sulit dan mematikan ini loh. Berikut adalah 4 gunung yang menyandang predikat paling berbahaya di dunia:


1. Anapurna, Nepal


https://en.wikipedia.org/wiki/Annapurna_Massif
https://www.nepaltravelandtour.com/Trips/Nepal/Annapurna+Dhaulagiri/Mountain+Expedition/Annapurna+1+Expedition/74

Annapurna memiliki kurang lebih 30 puncak dengan panjang punggungan 55km yang melintang dari Kali Gandaki Gorge untuk bagian barat hingga ke Marshyangdi River di bagian timur. Puncak Annapura 1 berdiri kokoh dengan ketinggian 8.091 mdpl di bagian Utara Nepal, Anapurna dianggap sebagai gunung yang paling berbahaya untuk didaki. Longsoran salju yang sering terjadi secara mendadak memakan banyak korban dalam pendakian gunung tertinggi ke -10 di dunia ini. Sejauh ini, kurang dari 200 pendaki berhasil mencapai puncak, sementara 61 pendaki kehilangan nyawa saat berusaha mendaki puncaknya . Angka ini sangat jauh jika dibandingkan dengan Everest. Everest sampai tahun 2016 berhasil dicapai sebanyak 7.646 kali oleh 4.469 orang pendaki yang berbeda. 282 pendaki tewas dalam pendakian Eveverest, 18 diantaranya meninggal akibat gempa bumi tahun 2015. Dengan tingkat kematian 32%, artinya setiap ada 3 pendaki yang berhasil, ada 1 pendaki yang tewas. Hal ini menjadikan Anapurna menjadi gunung paling berbahaya di dunia.



2. K2, Pakistan
https://www.mountain-forecast.com/system/images/20170/large_illustration/K2.jpg
https://www.thoughtco.com/k2-second-highest-mountain-in-world-755923

K2 menempati urutan ke-2 gunung tertinggi di dunia, K2 memiliki ketinggian 8.611 mdpl. Walaupun hanya menjadi yang “kedua”, K2 memiliki tingkat kesulitan pendakian yang tinggi bahkan dibandingkan dengan Everest sekalipun. Sebagai perbandingan, hampir setiap tahun ada 500 pendakian berhasil di Everest sedangkan K2 belum tentu ada pendaki yang mencapai puncaknya dalam beberapa tahun. Pendakian K2 memang menuntut skill pendakian yang tinggi, kalo orang bule bilangnya: “K2 demands incredible technical climbing skills”. Ada juga yang bilang kalo K2 sebagai “Mountaineers Mountain” atau gunungnya para pendaki kawakan. Ga berhenti disitu, K2 juga bergelar “savage mountain” atau si gunung ganas. Rasanya pantas saja julukan seperti itu disematkan pada gunung yang satu ini, rasio kematiannya saja mencapai 25%, 1 dari 4 pendaki meninggal dalam prosesnya. Selain tingkat kesulitan yang tinggi, cuacanya juga terkenal tidak bersahabat terutama pada musim dingin. Tak heran, belum ada satupun pendaki yang mau mendaki gunung ini saat musim dingin. Mending selimutan sambil ngopi-ngopi cantik ye kaaan.



3. Nanga Parbat, Pakistan
https://en.wikipedia.org/wiki/Nanga_Parbat#/media/File:ApproachingNangaParbat.JPG
https://fthmb.tqn.com/J_ecc7_GPyMlQqPRZOAzIotzZ1w=/3751x2440/filters:no_upscale():fill(FFCC00,1)/Makalu_-De-Agostini_Getty-56a16b735f9b58b7d0bf2f52.jpg

Mungkin ini gunung yang bisa menyaingi kesulitan pendakian di K2. Tingginya “cuma” 8.126 mdpl tapi Nanga Parbat memiliki dinding batu yang melegenda setinggi 4.600 meter, The Legendary Rupal Face. Ga tanggung-tanggung, Rupal Face merupakan rock wall terbesar sekaligus tertinggi di planet ini yang pasti bikin jiper pendaki manapun. Seperti K2, Nanga Parbat juga tidak pernah ada yang bisa mencapai puncaknya pada musim dingin. Walaupun sudah banyak pendaki yang meninggal saat mencobanya. Dengan rasio kematian 22%, Nanga Parbat dijuluki “Man Eater” karena setiap pendakian selalu menguras fisik dan mental pendaki sampai titik penghabisan. Udah kaya perjuangan perebutan kemerdekaan yaaak.



4. Kangchenjunga, Napal - India
https://static.thousandwonders.net/Kangchenjunga.original.2976.jpg
https://www.himalayanexploration.com/wp-content/uploads/2017/08/Kanchenjunga-expedition-nepal.jpg

Yang ke-3 dengan 3 kombinasi mematikan. Mungkin ini istilah yang pantas disematkan untuk gunung Kangchenjunga. Kombinasi suhu dingin yang ekstrim, longsor salju yang sering terjadi dan perubahan cuaca seketika, seakan bekerjasama untuk mendukung Kangchenjunga mendapatkan salah satu gelar gunung tersulit dan mematikan. Gunung yang terletak di perbatasan Nepal dan India mempunyai rasio kematian mencapai 20%. Dari 5 pendaki yang berusaha mencapai puncak, 1 diantaranya meninggal dunia. Serem kan yaa. Berdasarkan fakta di atas, rasanya pendakian Everest seperti a walk in the park ya? Eits tapi jangan salah…setiap pendakian, dimanapun itu ,kapanpun itu kita tidak boleh sekalipun meremehkan alam. Persiapan dan perencanaan harus senantiasa matang. Jangan lupa selalu berdoa, karena sesungguhnya keberhasilan pendakian bukan di puncak tapi kembali ke pelukan keluarga di rumah.




Sumber: 

https://www.grindtv.com/nature/4-dangerous- mountains-world/

https://en.wikipedia.org/wiki/Annapurna_Massif