Nightlife
PARTY MADNESS

808 Dan Pengaruhnya Pada Scene Musik Elektronik Dunia

Roland TR-808 Rhythm Composer atau lebih sering di sebut sebagai 808 adalah sebuah “drum Machine” legendaris yang diperkenalkan oleh Roland Corporation di tahun 1980 dan di berhentikan produksinya di tahun 1983. Untuk sebuah mesin yang hanya di produksi selama 3 tahun, 808 memberikan impact yg signifikan dalam membentuk music yang kita dengarkan saat ini. Tidak seperti kompetitornya Linn LM-1 Drum Computer yang menggunakan sample sehingga suara drumnya cukup realistis, 808 adalah sebuah drum machine yg murni analog. Hasilnya adalah, suara drum yg tidak mirip dengan drum alias tidak realistis sehingga 808 dianggap sebagai sebuah drum machine yang gagal.

Di saat Roland menghentikan produksi dari 808, banyak mesin 808 yg bisa di beli bekas dengan harga sekitar $100 (pada saat di luncurkan 808 di hargai $1195). Dengan karakter sound yang lain dari yang lain, pengoperasian yang mudah dan harga yang cukup murah, 808 mulai mendapatkan “cult following” hingga akhirnya menjadi fondasi dari hiphop dan electronic music.

Di tahun 1982, Afrika Bambataa and The Soulsonic Force merilis “Planet Rock”. “Planet Rock” menggunakan 808 untuk mengcreate sound yang futuristic. “Planet Rock” menjadi sangat popular dan merubah sound dari dance music yang pada saat itu di dominasi oleh disco sound. 

808 menjadi sound yang sangat ikonik dan tidak lama kemudian 808 mendominasi semua lantai disko. Kemudian produser seperti Chris Barbosa bereksperimen dengan tempo yang lebih pelan dari “Planet Rock” dan bereksperimen dengan R&B style vocal. Maka lahirlah genre baru yang di sebut “Freestyle”. Single dari Shannon, “Let The Music Play” menjadi lagu freestyle pertama yang menjadi hits.

Tetapi 808 tidak hanya di gunakan di underground dance music. Di tahun 1982, salah satu artis soul besar di masa itu Marvin Gaye merilis lagu hitsnya yang paling terkenal “Sexual Healing”. Lagu ini jauh berbeda dengan lagu Marvin Gaye yang sebelumnya dimana beats dasar dari lagunya adalah 808 dengan gaya menyanyinya yang khas.

Bahkan artis pop Phil Collins menggunakan 808 sebagai beat dasar dari salah satu hitsnya “Another Day In Paradise”. 

Sementara di New York, hiphop culture mulai berkembang. Pada awalnya hiphop masih mengandalkan breaks section dari disco records, dimana mereka memainkan 2 breaks yang identical di turntable dan mereka akan men-juggle instrumental breaks dari turntable 1 dan 2 

Pada saat ini producer Rick Rubin mulai bereksperimen dengan menggunakan 808. Dia bekerja dengan T-La Rock & Jazzy J memproduseri singlenya “It’s Yours”. 

“It’s Yours” menjadi hits kemudian dia berkolaborasi dengan Beastie Boys dengan meproduseri album pertama mereka “License To Ill”. 

Lagu Paul Revere adalah salah satu track yg menunjukkan kejeniusan Rick Rubin. Di lagu ini dia memprogram beat yang simple kemudian di mainkan secara backward. Pada masa ini, 808 sudah menjadi staple sound dari hiphop sehingga, jika tidak ada 808 sound berarti lagunya belum lengkap.

Di waktu yang bersamaan di Miami, produser Pretty Tony dengan singlenya “Jam The Box”  mulai bereksperimen dengan 808 dan mulai melahirkan genre baru yang di sebut Miami Bass. 2 Live Crew menjadi ambassador dari genre ini dengan hits mereka seperti “We Want Some P#$$Y”.

Di tahun 90an Urban music menjadi sound yang sinonim dengan 808 di Amerika, tetapi di waktu yang bersamaan, di Inggris revolusi Acid House is in full swing. Artis seperti Hi Tech Soul & 808 State mulai bereksperimen dengan breaks dan 808. Di 1987 E-mu merilis SP-1200 sampler. Dengan SP-1200 Produser sekarang menyample 808 kick drum dan di tune menjadi bassline. Di awal 90an genre seperti Drum & Bass dan Jungle mulai berkembang. Artis seperti LTJ Bukem dan Peshay menggunakan sample 808 kick sebagai bassline mereka. 

Lebih dari 30 tahun setelah 808 berhenti di produksi, 808 masih menjadi staple sound di music hiphop, dance dan pop modern masa kini. Artis moderen seperti Usher dengan hits nya “Yeah” https://youtu.be/GxBSyx85Kp8, Tiga dengan lagunya yang berjudul “Sunglasses At Night” 

 dan DJ Snake dengan hitnya “Get Low” adalah beberapa contoh artis masa kini yang masih mengandalkan sound ikonik dari 808. Tanpa 808 tidak akan ada genre yang kita sebut Bass Music. Dari Crunk, Trap, Dirty South, Future Bass hingga underground sound seperti Juke dan Footwork, mereka semua adalah music genre yang tidak akan ada tanpa signature sound dari 808. Jadi, Roland TR-808 Rhythm Composer is a legend of dance music and the little drum machine that changes the way we listen to music.

Oleh : Lawrence Philip