ApaSajaSuguhan'BeyondTheMusic'diWeTheFest2018?

July 12, 2018Adam Pribadi
Berbagai zona, aktifitas, program, dan kampanye, diumumkan untuk menambah pengalaman lebih dari musik

We The Fest 2018 sudah merilis lineup harian para penampil musiknya yang terdiri dari 38 musisi internasional dan 23 musisi lokal. Festival yang akan bergulir tanggal 20, 21, dan 22 Juli 2018 di JIEXPO Kemayoran ini tidak akan hanya menyuguhkan hiburan dari segi musik saja.

Selain dihibur oleh deretan penampil selama tiga hari, melalui press conference pada hari Selasa (10/7), We The Fest telah mengumumkan deretan zona, aktifitas, program, dan kampanye yang terkompilasi dengan nama Beyond The Music. "Come for the music, stay for what’s Beyond The Music!". 

Pihak yang hadir dalam press conference We The Fest 2018. Foto: Qubicle)

Beragam Zona We The Fest Tahun Ini

Zona pertama adalah WTF Skate Park, hasil kolaborasi dengan Twilo Corner. Sebuah arena skate untuk para pengunjung festival dengan papan skate yang siap disewakan dan pelatih skate yang bersedia membimbing di sana.

Untuk zona baru selanjutnya, Ismaya Live secara khusus membuka satu hall tambahan di JIEXPO Kemayoran untuk menghadirkan suatu zona bernama WTF Con. Area ini akan menjadi platform untuk berbagai brand, intitusi, dan organisasi dalam menampilkan hasil karya dan program interaktifnya.

Salah satu aktifitas yang dapat dicoba di WTF Con adalah saling kirim kartu melalui WTF Post Office, hasil kolaborasi We The Fest 2018 dan Pos Indonesia. Pengunjung dapat mengirim kartu pos ke mana pun dengan kartu pos berdesain tema We The Fest dan membuat perangko custom made yang unik.

Kerja sama dengan Institut Francais d’Indonesie (IFI) akan memamerkan sebuah instalasi seni baru yang terbuat dari susunan burung lipat atau origami berjudul Arts by Mademoiselle Maurice. Instalasi hasil seniman Perancis ini akan menjadi salah satu highlight karya seni dalam festival.

Berbagai zona dari edisi We The Fest sebelumnya juga kembali dihadirkan. Art Village yang menampung berbagai prakarya seni. Carnifun sebagai distrik tempat bermain games, Eats & Beats yang menjadi kawasan kuliner beserta pertunjukan memasak,  lalu ada WTF Cinema Club, yang hadir atas keterlibatan tiga pihak: Kinosaurus, IFI Jakarta, dan British Council melahirkan sebuah silent cinema yang memutar film “The Darkest Mind”.  

Para band luar dan dalam negeri yang tampil akan terbagi di tiga panggung yang disediakan yaitu panggung utama WTF Stage, panggung indoor This Stage is Bananas, dan panggung yang berlokasi tepat di depan WTF Skate Park bernama Another Stage.  


Dua Kampanye yang Diusung We The Fest 2018

Kampanye pertama dibentuk untuk menciptakan pengalaman festival yang lebih inklusif untuk semua pengunjung. We The Fest bekerja sama dengan British Council membuat program Sama Bisa Bisa Sama, yang mana festival ini akan menyediakan area bagi para pengguna kursi roda. 

Berikutnya ada kampanye mengenai sustainability dengan jalinan kerjasama dengan salah satu perusahaan makanan dan perusahaan mode terkemuka bernama "We The Change". Bertujuan untuk mendorong para pengunjung agar turut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan melalui program daur ulang plastik menjadi pakaian bernama Bottle2Fashion. Karina Soegarda mewakili perusahaan mode tersebut mengingatkan bahwa kampanye Bottle2Fashion sudah dilakukan oleh pihak perusahaan makanan dan perusahaan mode ini sejak tahun 2017, yang kala itu dilangsungkan tindakan pengumpulan sampah plastik di Pulau Seribu untuk kemudian didaur ulang menjadi baju yang kita pakai sehari-hari.

Andien (kedua dari kanan) saat press conference mengenakan dress hasil dari kampanye Bottle2Fashion. (Foto: Qubicle)

Tiket dapat dibeli dengan berbagai pilihan hari: tiket 3 hari, 2 hari dan harian. Pembagian kategori yaitu General Admission (GA) dan Very Important Banana (VIB).

Tiket GA saat ini dimulai dari harga Rp600,000 untuk tiket harian, Rp880,000 untuk tiket 2 hari, dan Rp1,160,000 untuk tiket 3 hari.

Tiket VIB dimulai dari harga Rp1,100,000 untuk harian, Rp2,000,000 untuk tiket 2 hari, dan Rp2,640,000 untuk tiket 3 hari. Fasilitas yang akan dinikmati oleh pembeli tiket VIB seperti antrian khusus untuk menukarkan tiket dan masuk acara, akses VIB viewing area depan panggung, VIB bar, VIB lounge, dan VIB toilet.

Sarah Deshita selaku Brand Manager Ismaya Live pada saat press confererence sempat mengatakan bahwa penjualan tiket We The Fest tahun ini merupakan penjualan tercepat selama penyelenggaraan festival ini.

Harga-harga di atas belum termasuk pajak 25%. Tiket dapat dibeli melalui https://www.wethefest.com/ticket.


Like what you read? Give Adam Pribadi your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Qubicle User

Adam Pribadi

Similar stories

Stay Updated.

Every day, a dose of inspirations.🎉
Subscribe Qubicle
Qubicle Logo
© 2018 Qubicle. All rights reserved
FOLLOW US