Berkesenian dengan jemari versi Rakajana

FINGER ART. Haah? Apaan tuh? Finger Art adalah sebuah seni terapan yang sebenarnya masuk ke dalam bidang seni rupa desain yaitu ilustrasi. Yang membuatnya berbeda adalah proses menggambarnya adalah menggunakan jari. Wow? Emang bisa? Makanya kita bahas sama sama sekarang. Dalam proses pembuatan gambar pada umumnya menggunakan pensil/kuas/drawing pen dan menggunakan wakom pada proses digital. Dalam dunia digital, software yang umum digunakan adalah adobe photoshop atau adobe illustrator. Nah ini yang membedakannya dengan dunia finger art. Disini sang desainer cukup menggunakan software autodesk sketchbook yang bisa diinstal di smartphone. Jadi modalnya Cuma smartphone, jari dan tentunya niat haha.

Masih sangat sepi pembahasan tentang tekhnik menggambar baru ini. Namun di kalangan para designer sedang hangat hangatnya untuk diperbincangkan. Dan saya menemukan salah satu pioneer perkembangan seni baru ini. Raka Jana. Adalah seorang pemuda kreatif yang sudah tidak asing bagi penggiat ilustrasi di bali. Alumnus Institut Seni Indonesia Denpasar ini adalah salah satu nama yang sangat menonjol mendalami dunia finger art. Terlihat dari beberapa karya yang telah iya buat dan laku di pasaran.

Raka memulai karirnya sebagai seorang desainer sejak SMA. Hobi menggambar membawanya mendalami dunia ilustrasi hingga kini. Sebuah brand kreatif juga lahir dari tangannya. HNS Studio. Bekerjasama dengan sang adik yang juga mendalami dunia ilustrasi membuatnya dilirik oleh perusahaan perusahaan besar untuk memakai jasanya. Bali United, GWK ( Garuda Wisnu Kencana) sempat mempercayakan projek desain padanya. Yang terbaru maskot KPU Bali sedang dalam proses pengerjaanya. Selain itu Raka juga sempat menjadi pembicara di berbagai seminar desain yang ingin membahas tentang dunia finger art. Sungguh pemuda yang menginspirasi.

Berikut ada sepenggal video Raka Jana dalam mendesain ilustrasi menggunakan teknik finger art :