IMSAK

WIB

WITA

WIT

MAGHRIB

WIB

WITA

WIT

IMSAK

WIB

WITA

WIT

MAGHRIB

WIB

WITA

WIT

Bikin Vinyl Dadakan di SXSW, Bukan Hambatan Buat Wake Up Iris!

Oleh: Soundquarium

Wake Up Iris! dengan vinyl yang mereka cetak di SXSW (Foto: Wake Up Iris!)

Berkenalan dengan Wake Up Iris! bisa disebut sebagai suatu hal yang sudah dijadwalkan oleh semesta. Bertemu di Folk Music Festival 2017, untuk pertama kalinya kami ngobrol karena dikenalkan juga oleh seorang sahabat. Duo asal Malang, Jawa Timur ini mempunyai keunikan tersendiri, yap, Vania Marisca dan Bie Paksi adalah dalang dari karya-karya Wake Up Iris!. Dan “AUREOLE” menjadi debut album mereka, yang sudah rilis sejak Januari 2018 lalu.

Tidak hanya itu, duo ini juga berkesempatan untuk pergi ke SXSW 2018. Namun, obrolan kali ini tidak akan membicarakan bagaimana mereka berada di festival itu, karena sudah kelewat basi. Mungkin akan hanya satu pertanyaan tentang mereka disana, karena sebetulnya ada pengalaman menarik tentang mereka yang mendadak bikin vinyl.*

Halo Wake Up Iris! Mungkin basi kalau ngobrolin SXSW yang udah lewat jauh, tapi gak ada salahnya dong kalau ceritain pengalaman yang kalian dapet disana?

Pengalaman saat kemarin berangkat ke SXSW 2018, bener bener mind-blowing. Semacam dufan nya musisi deh. Jadi kami berkesempatan berangkat ke SXSW 2018 karena menjadi salah satu pemenang Go Ahead Challenge 2018. Kami berangkat bersama beberapa pemenang lainnya, serta orang-orang keren di berbagai bidang seperti Robin Malau, Gofar Hilman, Kimokal, dan banyak lagi. Ketika tahu akan berangkat ke SXSW 2018 ya girang banget soalnya sudah pengen banget ada kesempatan kesana sejak 2015, awal kita membentuk Wake Up Iris !. Kami tahu showcase festival ini sudah lama, berikut dengan kekerenannya. Apa yang kami dapat? banyak sekali! selain jaringan internasional, belajar ilmu musik dan pertunjukan langsung dengan melakukannya, dapat pengalaman yang membuka pikiran banget, kami juga dapat merchandise keren banyak juga dari penyelenggara untuk artist/musisi yang main di SXSW 2018. Dapat vinyl juga tentunya! Ga nyangka bisa bawa pulang vinyl dengan lagu sendiri! 

Nah, gimana tuh ceritanya bisa sampe cetak vinyl disana?

Begini ceritanya. Hari pertama kami sampai di SXSW 2018, kami registrasi. Nah sambil menunggu teman-teman yang lain registrasi, kami jalan-jalan keliling Hall untuk Exhibitionnya. Lalu ada booth pembuat vinyl disana. Mereka rupanya jualan alat pembuat vinyl. Sembari mengagumi alatnya tersebut, Bie inisiatif menanyakan ke abang yang punya lapakan tersebut, apa bisa bikin vinyl dadakan saat itu juga? Wah kebeneran, bisa dibuatin vinyl! walaupun hanya 1 lagu asal di videoin proses pembuatannya, di bantu promo gitulah. , kami waktu itu bertiga (Bie, Vania, Reinhard-videografer) pada pegang kamera semua. Akirnya mereka buatin dan kami rekam (video perjalanan kami disana akan segera rilis juga!-bocoran nih!) dan jadilah vinyl pertama Wake Up Iris !

  Inilah booth cetak vinyl di SXSW di SXSW (Foto: Wake Up Iris!)  

Wuiiih, dapat buah tangan nih. Tapi ngomong-ngomong ada berapa lagu yang dicetak? dan lagu apa saja sih?

Lagu yang ada di vinyl hanya satu saja, yaitu Nefelibata. Lagu yang kami sukai dan menjadi roh nya album kami, A U R E O L E ini.

Alesan kalian apa nih memilih “Nefilibata” sebagai lagu yang dicetak kedalam vinyl?

Tidak butuh proses yang panjang dalam memilih lagu apa yang mau kami masukkan ke Vinyl. Semacam sudah kompak dan sepemikiran untuk memasukan Nefelibata untuk vinyl yang kali ini. Lagu nya tentang berani untuk menjadi diri sendiri. Hal itu pula yang membawa kami sampai di titik ini, sehingga kami ingin mengabadikan momen dan lagu itu dalam vinyl pertama kami.

Wuih, keren nih. Terus kalian sekalian cetak cover untuk vinyl ini juga dong disana?

engga hehe, orangnya tidak bawa printer. jadi hanya sleeve kertas putih biasa, kami tempel stiker Wake Up Iris ! =D

  Wake Up Iris! bersama pemilik booth pencetak vinyl di SXSW (Foto: Wake Up Iris!)  

Kalian cetak lagu kalian dalam bentuk vinyl kan, tapi kalian sendiri koleksi vinyl gak? Kalau ada sebutin dong.

Ada beberapa namun sudah koleksi sangat lama. Belum mengoleksi lagi karena belum punya turntable. Kami sudah berencana lama memiliki turntable dan menambah koleksi vinyl. Mungkin dengan adanya vinyl kami pertama tersebut, jadi cambuk nyata bahwa kami harus segera memiliki turntable!

Kalau menurut kalian sendiri, vinyl itu sendiri media archiving yang gimana sih?

Unik dan menarik. Semacam relik sejarah musik di seluruh dunia, karena salah satu media fisik pertama yang merekam bebunyian serta memiliki karakter suaranya sendiri. Serta termasuk media yang long-last secara bahan sehingga bisa diwariskan ke anak cucu. Sempat alat pemutarnya agak susah dicari, namun dengan teknologi hari ini, turntable lebih mudah di produksi dan lebih advance. Pembuatan vinyl pun juga lebih modern dan mudah didapatkan. Namun mempertahankan kelangkaan vinyl juga menarik karena vinyl menjadi agak jarang dan bernilai lebih, beda dengan media lainnya. Memiliki vinyl, mendengarkan vinyl, adalah sebuah pengalaman yang tak tergantikan.

Untuk kedepannya, lo punya pikiran buat bikin cetak vinyl full albumnya Wake Up Iris! ?

Pastinya! sudah rencana sejak lama, kami akan merekam full album kami dalam bentuk vinyl. Album yang mana? tunggu aja ;)