BohemianRhapsody:HidupFreddieMercuryVersiKompromi

November 08, 2018Qubicle Music
'Bohemian Rhapsody', film tentang kisah hidup Freddie Mercury dan Queen berhasil memuaskan mata dan telinga namun tidak batin.

Bohemian Rhapsody (Bryan Singer, 2018)

3 / 5

Premis klise dalam kancah musik: sesuatu yang genuine akan dibabat habis hingga menjadi sesuatu yang simpel ketika ditujukan untuk khalayak luas. Biasanya bagi mereka yang anti: sell out! adalah seruan yang diserukan. Film Bohemian Rhapsody adalah sebuah contoh kasus terbaru, walau dengan sedikit modifikasi. Perbedaan paling besar tentunya adalah fakta bahwa Queen adalah salah satu band yang pernah menjadi terpopuler di dunia dengan segala keunikannya dan keunggulannya.

Film Bohemian Rhapsody sebenarnya bukan tentang Queen, ini adalah menyoal Freddie Mercury. Seakan mengesahkan, Brian May sendiri menulis “Our Freddie film went straight to number 1…” ketika dengan bangga menyampaikan kesuksesan film di akun Instagram-nya. Brian, bersama Roger Taylor menjadi konsultan kreatif dan musikal untuk film yang kini masih merajai bioskop komersial. Kehadiran mereka seakan menjadi stempel penentu bahwa Bohemian Rhapsody, sejauh apapun dari realita, telah mendapatkan restu dari orang-orang terdekat Freddie Mercury. 

Freddie Mercury yang diperankan oleh Rami Malek dan Brian May yang diperankan oleh Gwilym Lee. (foto: dok. 20th Century Fox)
Salah satu adegan dalam biopik 'Bohemian Rahpsody'. (foto: dok. istimewa)
Rami Malek sebagai ikon musik; Freddie Mercury. (foto: dok. istimewa)

Seperti apapun yang ditujukan untuk massa, kemasannya harus gegap gempita dengan kedalaman yang mudah dimengerti orang banyak. Karena tujuannya meraup untung besar, maka film Bohemian Rhapsody wajib memuaskan orang dari berbagai latar belakang berbeda, usia, sampai pengetahuan soal Queen. Dengan pilihan macam itu, tentu saja kompleksitas yang menjadikan Queen punya banyak dimensi sebagai band terpaksa hilang. Padahal sebagai band yang “komersial” Queen bukanlah tipe yang suka berkompromi. Mereka tetap menciptakan hits dengan apresiasi kepada pendahulu sambil menemukan kebaruan menyegarkan yang mudah dicerna.

Kisah hidup Freddie dan awal karier Queen dipercepat sampai membuat kelelahan. Di tengah film, tempo melamban dan berusaha menghadirkan sisi emosional yang terasa kering. Lalu di akhir, Bohemian Rhapsody meroket lagi untuk sebuah versi yang mengharukan dari penampilan Queen di Live Aid. Film ini memang seakan tak memberikan celah untuk merenung, momen-momen terbaik bukanlah bagian dramatik, melainkan penampilan Queen di atas panggung. Untunglah lagu-lagu bikinan Freddie, Brian, John, dan Roger magis. Semuanya mampu menyihir penonton untuk melakukan karaoke massal, akrab ataupun tidak akrab dengan repertoarnya. Benar-benar sebuah eskapisme yang sempurna.

Alur naik turun yang berusaha merangkum perjalanan sedekade lebih dari Queen ini akhirnya hanya menampilkan substansi dengan kurang mendalam. Tema seperti seksualitas, rasisme, kejeniusan eksperimentasi, maupun terobosan sikap yang membuat Queen menginspirasi banyak orang. Mungkin, pikir para produser, “Freddie Mercury yang asli” akan terlalu menakutkan bagi banyak orang. Meskipun Freddie sebenarnya adalah ikon LGBTQ+ di negara super kaku macam Inggris yang membawa pesta jadi lebih meriah karena menjalankan hidupnya tanpa pernah malu.

Ya tentu saja, sebaik-baiknya film ia adalah rekaan kebenaran. Dalam versi Bohemian Rhapsody, kebenaran versi pembuat film dan orang-orang yang terlibat di dalamnya adalah: perayaan seorang pahlawan yang mati tragis dalam hidup Freddie Mercury. Kemudian cara kerja yang dipakai adalah mengesampingkan apa yang sebenar-benarnya terjadi dan mengutak-ngatik sejarah demi memenuhi tujuan di atas. Film Bohemian Rhapsody terlihat seperti letupan kembang api di malam terbaru, meriah namun terlihat kesepian.


Oleh: Ivan Makhsara

Like what you read? Give Qubicle Music your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Qubicle User

Qubicle Music

Similar stories

Stay Updated.

Every day, a dose of inspirations.🎉
Subscribe Qubicle
Qubicle Logo
© 2018 Qubicle. All rights reserved
FOLLOW US