Bosen Bikin Karya yang "Gitu-Gitu Aja", Lihat Apa yang Dilakukan Seniboy Asal Jogja Ini!

Ngomong-ngomong soal visual art, siapa sih artisan visual art di Indonesia yang paling kamu idolakan dan yang paling menginspirasimu untuk berkarya? Pasti banyak kan? Mengingat di Indonesia sendiri banyak sekali orang kreatif dengan keanekaragaman budayanya. Contoh singkatnya, seniman dari Bali dan seniman dari Jepara pasti punya ciri khas yang berbeda.

Nah, mumpung lagi bahas tentang artisan atau seniman visual art, kali ini #QubeDiningrat pengen ngajak kamu ngelirik seorang seniboy muda asal Yogyakarta, yuk!

Dia bernama Mahaputra Vito atau lebih sering dikenal dengan nama panggilan Vito. Seniboy asal Yogyakarta ini sudah bertahun-tahun menggeluti dunia visual art dan bahkan pernah sekolah sampai Los Angeles. Karya yang dibuat Vito punya ciri khas unik tersendiri.

Selain mengangkat tema Pop Art ke dalam karya-karyanya, Vito juga jarang sekali menggunakan warna primer hitam ke dalam karyanya dan mengganti warna primer hitam dengan warna-warna gelap lainnya seperti; biru tua dan sejenisnya kecuali untuk keperluan komersil atau dalam rangka berpartisipasi dalam sebuah event. Unik, kan? Banget!

Nih, liat-liat dulu deh sekilas karyanya~

Eits! Tapi kali ini #QubeDiningrat lagi pengen ngulik kolaborasinya Vito sama seorang fashion designer nih. Kebayang nggak sih kalo ada sebuah busana yang didesain oleh seorang fashion designer yang udah cakep banget trus dibumbui sama karya-karya Pop Art khas Mahaputra Vito?

Ini dia penampakannya~

Bisa dibilang "Think Out of The Box" kali yah kolaborasinya Vito sama Tia Roten ini. Karena menurut Vito sendiri dia juga bosen kalo gambar dan cuma dibingkai atau diupload ke sosmed gitu aja. Makanya penasaran pengen nyoba sesuatu yang baru dan terciptalah karya-karya eksentrik yang luar biasa nyentrik ini!

Gimana? Keren doang mah nggak cukup buat meluapkan ekspresi kalo abis ngeliat kolaborasi karyanya Vito dan Tia ini.

Nah, biar enak dan makin asik baca-baca artikelnya, mending langsung aja #QubeDiningrat ajak kalian buat tanya jawab langsung sama seniboy-nya, biar kalian juga jadi tau sejarah dibalik kolaborasinya ini. Siapa tau kedepannya kamu bakal bikin karya yang jauh lebih keren kan?

Cekidot!

Hai kak Vito, awalnya gimana sih kok bisa kepikiran buat kolaborasi sama fashion?

"Sebenernya udah lama pengen kolaborasi sama fashion, trus waktu itu kebetulan dapet kesempatan buat kolaborasi waktu di acara #AllYouCanArt PRET-ART-PORTER, nah akhirnya waktu itu milih buat kolaborasi sama Tia Roten karena dirasa Tia adalah yang paling masuk akal untuk diajak kolaborasi di event itu. Selain itu juga sebenernya bosen kalo cuma gambar trus di-frame atau disablon ke kaos, trus pengen sesekali nyoba ke bidang fashion yang agak rumitan gitu."

fashion show #allyoucanart
dokumentasi #allyoucanart

Wih! Iya, rumit! Kepala flamingo-nya sampe bisa keluar gitu.. :O

Trus-trus-trus.. baju-baju kolaborasi ini akhirnya dijual bebas atau limited?

"Bajunya sih sebenernya dijual bebas, tapi dibikinnya terbatas. Selain itu juga emang pengen dibikin eksklusif karena proses pembuatannya yang rumit jadi dibikin limited."

Nah, kalo unsur visual art yang ditorehkan ke dalam media fashion ini temanya apa sih?

"Kalo untuk kolaborasi pertama di event #AllYouCanArt itu ngebahas tentang uang. Kalo yang kedua yang barusan aku sama Tia bikin itu temanya tentang budaya, orang-orang yang tiba-tiba peduli sama budaya itu jadi trend."

Selain fashion, pernah kolaborasi sama media apa aja?

"Kebetulan kalo kolaborasi kebanyakan emang lebih di fashion, cuman lebih ke streetwear gitu sih. Pernah waktu itu kolaborasi desain buat brand di Australia beberapa kali, trus sempet kolaborasi sama brand lokal juga. Selain itu pernah kolaborasi sama fotografer buat pameran dan yang pameran terakhir kolaborasi sama audio. Trus ada lagi kolaborasi sama coffee shop di Jogja, jadi aku gambarin coffee bean pack-nya. Kurang lebih itu sih.. dan kedepannya sih masih pengen kolaborasi sama banyak bidang dan media."

kolaborasi vito dengan lagani coffe shop 
kolaborasi vito dengan vast store

Nah.. Kalo nama kolaborasi fashion sama Tia Roten ini apa? Kan biasanya kalo kolaborasian gitu ada judul atau pake nama-nama gitu kan..

"Nama kolaborasinya dulu TR+MV itu dari nama kami Tia Roten dan Mahaputra Vito. Tapi sekarang kami memilih untuk pake nama kami sendiri-sendiri, karena kebetulan kami berdua juga punya kepentingan untuk brand kami masing-masing. Jadi sekarang kolaborasinya pake nama "Ti by Tia Roten & Maha by Mahaputra Vito"

Nah.. Terakhir nih. Yang bikin kolaborasi ini unik apa sih? Bahan yang dipakai, visual art yang ditorehkan atau apa?

"Yang membuat ini unik sebenernya prosesnya sih. Karena saya bener-bener buta soal fashion-fashion yang serius, jadi ini yang menurut saya menarik dan unik ketika saya harus menyamakan speed-nya dengan Tia Roten. Selain itu yang menjadikan kolaborasi ini unik adalah pengolahan idenya. Karena ide saya dan Tia itu sebenernya berbeda, jadi masing-masing dari kami harus saling memaklumi untuk melahirkan karya ini."

Gimana? Keren banget kan? Buat kamu-kamu yang kreatif dan punya banyak ide-ide gila jangan pernah ragu dan takut buat nyoba sesuatu yang baru. Karena bisa jadi hasil coba-coba atau iseng-isengmu malah jadi karya yang istimewa dan yang paling penting; bisa menginspirasi banyak orang. Seperti karya Mahaputra Vito dan Tia Roten ini contohnya :)