Cara Bergabung di Komunitas Makan Gratis


Sejak 13 Agustus 2016, acara Maparin Tuangeun dilaksanakan. Kelompok ini bergerak memberikan makan di beberapa taman di Kota Bandung yang dikumpulkan dari donasi para dermawan. Setiap satu bulan sekali mereka rutin membagikan makanan pada tunawisma, petugas kebersihan taman, pedagang asongan, juru parkir, penjual balon dan pengumpul sampah di jalan.

© Dokumentasi Maparin Tuangeun /Sorasoca  

Tepat pada Desember lalu, mereka menggelar kegiatannya yang kelima. Menu makanan yang dihidangkan setiap bulannya pun berbeda-beda. Anggota komunitas Maparin Tuangeun, Ane Kustiana mengatakan, seiring rutinnya digelar kegiatan memberi makan ini banyak orang yang bertanya dan berpartisipasi. Kegiatan mereka selama ini terpublikasi di media sosial. “Awalnya banyak yang penasaran terus bertanya-tanya dan ingin ikut bergabung,” kata Ane.

Untuk bergabung dalam kegiatan ini mereka tinggal datang ke tempat yang sudah ditetapkan dengan membawa makanan. Jumlahnya pun tidak ditentukan berapa banyak mereka harus membawa. Bahkan yang ingin ikut membantu tenaga pun bisa ikut bergabung. “Kalau ada yang mau ikutan tinggal datang aja pas hari-H. Biasanya yang ikutan juga sekalian mereka yang ingin menyumbang makanan seperti buah-buahan atau cemilan,” tambah Ane.

© Dokumentasi Maparin Tuangeun /Sorasoca   

Selain itu, jika kamu adalah orang baru,bisa mengunjungi kbif.net/menularkankebaikan/ untuk mencari tahu seperti apa kegiatan itu. “Karena kemarin ada yang bertanya di sosial media, jadi kita bikin semacam form buat yang ingin bergabung,” jelasnya.

Berbeda dengan komunitas pada umumnya, komunitas ini tidak berstruktur. Setiap akan berkegiatan,siapa saja bisa terlibat. “Selama ini kalau pas hari H semua bekerja sesuai tugasnya. Mungkin ke depannya setiap orang bakal ada tugasnya masing-masing dan bergantian tiap bulannya,” katanya.

(Huyogo Simbolon) 

 ➢ Facebook: @sorasocaid | instagram: @sorasoca | twitter: @sorasoca