Cinetrip: Berkelana ke Kiblat Film Pendek Dunia

Tidak hanya menggelar Festival Fim Cannes yang bergengsi di dunia, Perancis juga punya Festival Film Pendek Internasional yang diadakan di kota Clermont-Ferrand. Secara jumlah penonton dan pelaku industri yang hadir, festival film yang rutin diadakan sejak awal dekade 80an ini adalah yang terbesar ke-dua di Perancis dan merupakan kiblat bagi perkembangan film pendek di dunia.

Pada tahun 2016 lalu, dua sineas muda Indonesia turut hadir di sana. Sutradara, Monica Vanessa Tedja dan produser, Astrid Saerong berpartisipasi dalam gelaran festival ke-38 tersebut. Keduanya dapat berangkat dengan didukung oleh Institut Prancis di Indonesia (IFI) yang bekerja sama dengan Air France. Selama sekitar sepekan, mereka berkeliling dari satu pemutaran ke pemutaran lainnya di kota Clermont-Ferrand.

Kepada Slate, Astrid menjelaskan bahwa saat festival berlangsung, udara masih terasa dingin ditambah angin yang bertiup kencang. Namun, hal ini tidak menyurutkan minat penikmat film dari usia remaja hingga orang tua untuk menonton karya-karya dari berbagai belahan dunia. Yang menarik, ia menceritakan bahwa pemutaran film di Clermont-Ferrand ini tidak menyediakan subtitle dalam Bahasa Inggris, hanya Bahasa Perancis saja. Selain itu, festival ini juga tidak menghadirkan sesi tanya jawab, sehingga jika penonton ingin bertukar pikiran dengan filmmaker-nya bisa mengobrol secara langsung usai pemutaran.

Monica dan Astrid dapat pergi ke festival ini berkat film pendeknya yang berjudul Sleep Tight, Maria (2014) memenangkan Kompetisi Film Pendek Festival Sinema Prancis 2015. Film ini dibuat berawal dari kegelisahan Monica dan Astrid atas isu seksualitas perempuan yang sering kali harus diredam dan dianggap tabu karena kebudayaan patriarki yang berlaku di masyarakat.