Kok Khayangan Sekarang Beda ?

Kapan terakhir kali kamu ke Pulau Khayangan ?

Pertanyaan sederhana ini muncul karena beberapa tahun lalu pulau yang berjarak 7 menit dari bibir Pantai Losari ini memang sempat vakum. Tapi ditangan generasi kedua pengelola Pulau Khayangan pelan-pelan berbenah. Terbukti dengan naiknya pengunjung yang datang dan beberapa event berskala nasional pun sempat digelar di pulau ini.

Adalah Muhammad Fadel Austyn yang berinisiatif meneruskan bisnis warisan orang tua ini. Selain karena punya hobi watersport, Austyn juga sadar kalo sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah jualan bangsa Indonesia yang sedang naik-naiknya. Perubahan pun dilakukan oleh management pulau dimulai dari Dermaga Marina tempat menyeberang di depan Fort Rotterdam dibangun resto dan penginapan  berfasilitas lengkap serta armada perahu cepat berbahan fiber ditambah.

Setibanya di pulau kamu akan langsung dimanja hamparan pasir putih dengan puluhan sandbags sembari menikmati view menghadap ke Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.

Atau yang pengen langsung terjun bermain air ada wahana Banana Boat yang bikin lebih seru berame-rame naik diatas sampai menunggu siapa yang paling duluan jatuh ke air.

Ditambah lagi fasilitas baru lainnya yaitu Aqua Park tepat disebelah timur pulau disamping dermaga sambil menunggu beberapa fasilitas canggih yang sudah mulai dibangun juga disekitar pulau ini.

Ditengah-tengah pulau didepan cottage ada kolam renang yang bisa jadi tempat chill-out buat kamu nih.

Malas pulang ke darat dan pengen lanjut menginap? Jangan khawatir fasilitas di pulau ini dari kamar yang nyaman, tempat makan serta view sunset di bagian belakang pulau bisa kamu nikmati

Di pulau ini juga masih disimpan sebuah fosil berupa tulang yang dipercaya beberapa masa lampau sebagai ikan penolong yang terkadang menjelma sebagai Gadis Cantik titisan para Dewa.

Fosil Putri Duyung ini ditemukan sejak pertama pulau ini dikunjungi dimana ditemukan makam tua dan kerangka mirip ikan yang berdampingan dan menyebar ke masyarakat sebagai simbol percintaan sehidup semati. Kesetiaan abadi itulah yang akhirnya menjadi penamaan Pulau Khayangan hingga sekarang. 

Sedemikian identiknya dengan kisah cinta tersebut bila pulau Khayangan dilihat dari udara sisi timur laut, maka akan terukir alami lambang hati itu. Berikut video chit-chat salah satu Qubicle Ambassador dari tim DNA , Reza Zairah bareng Austyn.


credits :

video : Eko & Austyn

photo : Instagram @khayanganisland