Kritik Sosial Serempet Gudal

Pernah mendengar band dengan nama Serempet Gudal? Nama absurd untuk sebuah group band tersebut sudah familiar untuk masyarakat terutama anak muda kota Semarang dan sekitarnya (Jawa Tengah), bagaimana tidak? Nama dan foto mereka selalu menghiasi poster, flyer di social media, spanduk dan baliho di beberapa titik jalan di kota Semarang. Lagu-lagunya mengudara di beberapa radio pada saat itu dan mereka sangat rajin untuk membuat lagu baru sesuai dengan issue yang terjadi di kota Semarang, misalnya yang paling dikenal dan mudah diingat adalah lagu ‘Kimcil’ yang rilis pada tahun 2012, karena pada saat tahun tersebut terdapat fenomena kehidupan remaja putri yang masih di bawah umur terjun ke dunia “esek-esek” bebas, entah siapa yang memulai akronim tersebut lalu merebaklah masyarakat menyebut mereka sebagai Kimcil. Tidak hanya itu saja band yang sudah dibentuk tahun 2006 ini kreatif untuk menciptakan gimmick di setiap performance Serempet Gudal alhasil aksi panggungnya sangat menarik dan menghibur untuk disimak bahkan kita dibuat tertawa terbahak-bahak oleh celotehan sang vokalis.

Nama Serempet Gudal sebenarnya berkesan jorok. Dua kata tersebut adalah kata dari bahasa Jawa. Serempet berarti menyerempet, sementara gudal adalah kotoran atau plak yang melekat di gigi. Dari nama grup yang nakal itu, produk lagu-lagunya tidak jauh dari slengean, ndugal dan bengal. Bagaimana tidak? Sebut saja lagu yang ada di album ber title “Semarangan”, “Kimcil”, “Malingsia”, “Selaput Dara”, “Andeng-andeng”, “Zeng Zeng”, “Gitting”, “Brokenpop”, “Balado Kawan Lamo”, “Dioyak Asu”, “Tamara Jalan Raya”, “Bloody Mommy” dan “Lagu Saru” semuanya memiliki tema yang ‘bandel’ tetapi sebenarnya mereka sarat kritik dan jujur terhadap realita budaya urban yang ada di masyarakat kota Semarang. Musik Serempet Gudal yang dibalut orkes melayu ini mengingatkan kita terhadap band legend Pancaran Sinar Petromak & Pengantar Minum Racun yang juga tidak jauh dari tema kehidupan sosial sehari-hari. Begundal Handal adalah sebutan fans untuk Serempet Gudal, dimana anggotanya mencapai ratusan anak muda yang siap untuk bersenang-senang bersama pada saat band ini manggung. Setelah melewati beberapa pergantian personel saat ini Serempet Gudal atau biasa disingkat Sereal memiliki lineup tetap adalah Sela (Vokal), Ajeng (Vokal), Bayik (Gitar), Bondan (Gitar), Eno (Bass), Ucok (Keyboard), Bonci (Marakas & Tambourine), Gembeng (Kendang) dan Inu (Drum). Silahkan dapat di visit MABES SEREAL ada di Jl. Barusari 1 No. 4 Semarang atau follow instagramnya:

Berikut ini adalah video klip Serempet Gudal - Kimcil