Liztomania Vol.3 Hadirkan Payung Teduh Pada 14 November 2017

Ridho Hafiedz, gitaris Slank memiliki kepedulian pada Gedung Kesenian Jakarta. Gedung pertunjukan yang berusia 200 tahun lebih ini diharapkan makin banyak di datangi dengan beragam pertunjukan, termasuk musik. Menurut Ridho Hafiedz, di belahan dunia lain, banyak gedung bersejarah yang berusia ratusan menampilkan berbagai macam bentuk seni, termasuk yang mainstream. 

Berawal dari itulah sebuah seri pentas bertajuk Liztomania digagas. Liztomania yang dalam istilah psikologi diartikan sebagai “orang yang kecanduan mendengarkan musik”. Hal ini tepat ditujukan kepada para pecinta musik, dari mulai musisi hingga penonton yang akan mendapat suguhan musik yang berkualitas di tempat yang historis dan representatif. Liztomania bukan hanya tontonan, akan pengalaman untuk mata dan rasa.

Seri pertama Liztomania Vol.I menghadirkan band Ridho sendiri, Slank dilanjutkan Vol.2 bersama Glenn Fredly. Pada Vol.3 Liztomania yang akan berlangsung pada tanggal 14 November 2017 di Gedung Kesenian Jakarta nanti akan hadirkan Payung Teduh. Band yang bersiap merilis album baru yang melibatkan produser peraih 6 Grammy Awards, Steve Lillywhite.

Payung Teduh yang sedang populer dengan lagu "Akad" menurut Ridho adalah bentuk antitesis di dunia bisnis musik. Mereka berjalan di tengah arus musik yang semua mencoba mengikuti pasar, sedangkan Payung Teduh terbukti menciptakan pasar dengan patern musik mereka.

Sebagian penjualan tiket pertunjukan Liztomania akan didonasikan kepada Institut Musik Jalanan, sebuah wadah kreatif (khususnya musik), bagi para musisi dan seniman jalanan.

Pada akhirnya menurut Ridho Hafiedz “Liztomania adalah konser musik yang menjadikan wilayah penjelajahan estetika dan sejarah sebagai kesatuan. Medium baru yang menyatukan perasaan ke-Indonesiaan kita lewat musik, rasa dan sejarah kota ini, Jakarta.”

Update! Menurut Ridho Hafiedz, tiket pertunjukan Liztomania yang hadirkan Payung Teduh telah terjual habis sejak Senin (13/11) kemarin.


Oleh: Widya. S  / Foto: Dok. Payung Teduh