MEET:Videostarr

November 09, 2018Qubicle Music
Kalau nggak ada musik pop yang diputer di MTV pada masa jayanya, mungkin Videostarr nggak akan ngelakuin apa yang mereka lakuin sekarang.

Kalau berbicara soal sosok maupun nama baru di kancah musik, baik lokal maupun internasional, sebenarnya banyak banget yang menarik perhatian kami. Supaya nggak terlalu penasaran, paling nggak kami mencoba mencari cara untuk mengenal mereka lebih lanjut lagi. Dari situ, kami mutusin membuat seri video bertitel MEET.

Dalam program ini, kami akan ngebahas nama-nama yang kami rasa potensial, segar, dan sedang mulai banyak diomongin dari dunia musik yang patut diberi perhatian lebih. Tidak hanya melulu sang musisi maupun band, kami juga bakalan ketemu sama orang-orang di belakang layar; kolektif, komunitas, label rekaman, maupun lainnya yang semuanya beraktivitas di ekosistem ini.

Videostarr adalah unit penyelenggara pesta yang pertama kali muncul hampir dua tahun yang lalu. Kami inget banget waktu pertama kali datang ke pesta perdana Videostarr di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Saat itu, kami girang banget karena kurasi lagu-lagu yang ditampilkan adalah lagu-lagu pop yang hampir semuanya adalah guilty pleasures kami yang berasal dari akhir dekade 90-an dan awal 2000-an—waktu MTV lagi jaya-jayanya. Dari go-to-karaoke-songs kami sampai jenis lagu yang bikin “Lah, boleh juga nih lagu ginian disetel di kelab?!”, empat sobat semasa kuliah dibalik Videostarr memang ingin membuat konsep pesta yang fokus terhadap dua hal: budaya pop dan guilty pleasures.

Time After Time After Time vol. 1, 2017 (foto: dok. Videostarr)
Time After Time After Time vol. 2, 2017. (foto: dok. Videostarr)
CherryBomb vol.3, 2017. (foto: dok. Videostarr)
Time After Time After Time: Halloween party, 2018. (foto: dok. Videostarr)

Nah, sejak saat itu, program-program pesta Videostarr jadi tujuan para pencari pesta dan semua yang nggak pernah ngerasa cukup buat sekadar nyanyi beramai-ramai dalam ruang-ruang kotak temaram dengan layar tivi besar dan microphone yang kadang ber-feedback berlebihan di tempat karaoke tersohor. Videostarr selalu ngasih “fasilitas” yang nggak di dapat di acara karaoke konvensional—walaupun sebenarnya Videostarr bisa dibilang bukan pesta karaoke doang. Mulai dari visual representatif yang menyesuaikan lagu yang sedang diputar, DJ-DJ yang dikurasi langsung oleh pihak VIdeostarr, sampai ke acara-acara yang tematis. Videostarr sendiri punya beberapa konsep pesta; program unggulan Time After Time After Time yang memainkan lagu-lagu populer dari dekade 90an sampai 2010-an yang bakalan berhasil bikin semuanya nostagia, CherryBomb yang memainkan lagu-lagu guilty pleasure bertemakan diva dari berbagai era, Millenium Night, dan lain-lain. Bahkan, pesta Halloween sekalipun. Nggak heran, setiap gelarannya selalu penuh sesak dan full of sing alongs

Time After Time After Time vol. 3, 2017 (foto: dok. Videostarr)
CherryBomb vol.3, 2017. (foto: dok. Videostarr)
Time After Time After Time : Halloween Party, 2017. (foto: dok. Videostarr)
CherryBomb vol.2, 2017. (foto: dok. Videostarr)

Karena (hampir) selalu dateng ke acara mereka tapi nggak pernah punya dapet kesempatan untuk ngulik lebih dalem lagi soal Videostarr, kami akhirnya mutusin untuk ketemu sama orang-orang yang ada di belakang Videostarr sekaligus salah satu DJ/selector yang semacam sudah jadi “residen”nya Videostarr.

Oleh karena itu, sebelum dateng ke pestanya, ada baiknya buat nyimak yang satu ini supaya paling enggak, kalian bisa tahu lebih banyak lagi soal salah satu penyelenggara pesta favorit kalian di ibukota satu ini. 


Oleh: Yogha Prasiddhamukti

Foto: dok. Videostarr

Like what you read? Give Qubicle Music your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Qubicle User

Qubicle Music

Similar stories

Stay Updated.

Every day, a dose of inspirations.🎉
Subscribe Qubicle
Qubicle Logo
© 2018 Qubicle. All rights reserved
FOLLOW US