Melintasi Waktu di Album Terbaru Danilla Riyadi

Teks oleh: Vany Mitahapsari

Foto oleh: Arief Wahyudi

Bertempat di Auditorium Shoemaker Studio, yang berada di kawasan Cikini Raya, 21 November 2017, Danilla Riyadi memperkenalkan album keduanya yang berjudul “Lintasan Waktu”.

Danilla mengajak penonton untuk melintasi waktu lewat sepuluh komposisi yang masuk di album ini. Ia membawakannya dengan sangat apik, meskipun mengaku malam tadi dia sangat gugup, “Saya merasa seperti bernyanyi didepan pakde dan bude saya” ucap Danilla disela-sela persiapan pergantian lagu.

Tapi memang harus diakui, jika album “Lintasan Waktu” ini tedengar sangat gelap. Mungkin ini adalah bentuk metamorfosa dari seorang Danilla yang mulai dewasa secara berpikir dan bermusik. Di setiap pergantian lagu, Danilla selalu menceritakan bagaimana lagu yang akan ia nyanyikan dibuat. Hampir semuanya menceritakan tentang kisah Danilla beserta kebimbangan yang selalu ia rasakan.

Showcase berdurasi Sembilan puluh menit ini, ditutup dengan lagu yang berjudul “Laguland”. Uniknya, Danilla memberikan judul lagu ini berdasarkan sebuah mimpi yang ia alami ketika lagu ini sedang dalam proses pembuatan. Sebetulnya banyak sekali yang diceritakan Danilla tentang album ini. Namun, jika tidak didengarkan sendiri, mungkin tidak bisa merasakan kelam yang sama seperti yang saya rasakan ketika mendengarkan sepuluh lagu dalam “Lintasan Waktu”.

Album ini sudah tersebar secara fisik, silahkan diburu. Dan siap-siap diajak berwisata melintasi waktu bersama Danilla.