MengenalSlowthai,PangeranBaruKancahRapBritaniaRaya

May 10, 2018Aden Sanlano
Slowthai mendedikasikan lagu dan video barunya "Ladies" untuk seluruh wanita di dunia. Tonton!

Sebagai newcomer rapper dari Northampton, UK, Slowthai terhitung sukses dengan cepat menempatkan nama kotanya dalam peta permusikkan Britania Raya. Sah-sah saja bila mengatakan rapper berusia 23 tahun ini menawarkan materi subversif terhadap riwayat musik rap British sejauh ini. Proyek perdana Thai pada awal tahun lalu, slowitdownn, meraup ratusan ribu play di Soundcloud. Melalui label asal London bernama Bone Soda, slowitdownn membuahkan tiga lagu, yakni No Names (feat. Debe), Wiseman dan TN Biscuits. Lagu yang disebut terakhir lantas menjadi corong yang mengantarkan Slowthai ke babak selanjutnya dalam kancah musik populer daratan dingin Britania Raya.


Slowthai live (Foto: Cosmo Webber)

Dalam koridor tata suara, Slowthai melebur garis batas antara grime, UK garage, dubstep dan hip-hop, lantas direkonstruksi sedemikian rupa hingga menjadi corak solid Slowthai sound. Urusan gaya rap dan artikulasi rima, Thai selalu terdengar bengis seolah-olah ia sedang mengadakan ritual pengusiran setan melalui rentetan bars maut, dibanderol dengan serapah lirik non-ortodoks dan cara pengiriman yang digdaya. Sementara dari sisi tata busana, Thai terlihat relevan dengan gaya anak muda British kebanyakan saat ini; Stone Island, Supreme, Cav Empt, Patta, Palace, Nike adalah beberapa merek yang kerap ia kenakan baik di bawah maupun atas panggung.


Gaya kasual Slowthai (Foto: Slowthai)

Beberapa waktu lalu, Slowthai resmi melepas lagu dan video musik terbaru yang didedikasikan khusus untuk ibu serta semua wanita yang sempat singgah dalam hidupnya berjudul "Ladies". Lewat single berdurasi 3:19 tanpa sedikitpun dentum drum ala musik trap ini, Slowthai tetap stabil berderu keras menembus batas-batas lagu rap bertema kasih sayang lainnya. "I wouldn't sell myself out for a dough and acres / I want a wife that's gracious / And we can get a yard that's big in Barbados / I appreciate queens 'cus they made u", sumpah Thai dengan sangar.

Berbekal agresifitas energi, perilaku onar, dan lirik sarat daya ledak, Thai tentu akan terus melesat maju, menyiapkan cetak biru perjalanan musik rap British ke depannya.

Tonton video musik "Ladies" di bawah.


Like what you read? Give Aden Sanlano your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Qubicle User

Aden Sanlano

Similar stories

Stay Updated.

Every day, a dose of inspirations.🎉
Subscribe Qubicle
Qubicle Logo
© 2018 Qubicle. All rights reserved
FOLLOW US