Merayakan Cinta di Malam Gembira Asmaradahana

Pada hari Sabtu (12/5) malam lalu, wadah kreatif muda yang dalam setiap acaranya bertujuan untuk mengembalikan ragam karya musik populer Indonesia ke publik luas, Swara Gembira, kembali mengadakan pagelaran karya platinum mereka yang selalu ditunggu-tunggu, yaitu Malam Gembira. Dalam edisinya kali ini, persembahan mereka diberi judul Malam Gembira Asmaradahana dan berlangsung di KAUM Menteng, Jakarta Pusat.

 
Latar panggung karya seniman visual Rimbawan Gerilya. (foto: R.M. Suryokusumo)

Malam Gembira Asmaradahana ini bisa dikatakan sebagai sebuah pesta yang semarak. Selain ada panduan berbusana untuk menghadiri acara ini—semua yang datang memakai pakaian khas Indonesia bergaya kontemporer—sesuai judul pagelarannya, lagu-lagu yang dipentaskan semuanya merupakan lagu yang bertemakan cinta. Semuanya adalah lagu populer Indonesia dari era 40 hingga 2000an yang dibalut dengan aransemen swing, yang tidak hanya menyenangkan untuk ikut dinyanyikan namun juga asyik untuk mengiringi berdansa. Uniknya pula, acara ini memang mewajibkan bagi setiap orang yang hadir untuk datang secara berpasangan.

Kalau biasanya banyak sekali musisi senior didaulat menjadi bintang utama dalam Malam Gembira, sekarang nama-nama yang tampil merupakan para talenta muda Indonesia saat ini. Sebut saja penyanyi seperti Ben Sihombing, Aryo Wismoyo dan Ayub Jonn dari kolektif Onar, Bianca Nelwan, Galabby, Louise Sitanggang, Fauzan Lubis, Dimas Wibisana, dan Kamila. Tidak hanya tarik suara, mereka juga tampil dengan koreografi khusus sesuai lagu-lagu yang mereka bawakan.

Selain itu, Asmaradahana kemarin juga menghadirkan penampilan spesial dari grup tari Kinarya GSP dan Uda Sjam serta Iramamama yang berperan sebagai pemasok lagu dari meja DJ.

Semaraknya momen malam tersebut, secara khusus didokumentasikan dalam bentuk foto oleh Qubicle. Beberapa diantaranya bisa langsung disimak berikut ini:

Fauzan Lubis dari Sisitipsi. (foto: R.M. Suryokusumo)
Ben Sihombing. (foto: R.M. Suryokusumo)
Penampilan salah satu penyanyi di Malam Gembira Asmaradahana. (foto: R.M. Suryokusumo)
Duet Ayub Jonn dan Aryo Wismoyo. (foto: R.M. Suryokusumo)
Trio yang tampil mempesona dengan busana camouflage. (foto: R.M. Suryokusumo)
Ayub Jonn, si suara emas dari kolektif hip hop ibukota terkini, Onar. (foto: R.M. Suryokusumo)
Selektor piringan hitam lagu-lagu jadul Indonesia, Uda Sjam, dan tawa khasnya. (foto: R.M. Suryokusumo)
Bianca Nelwan. (foto: R.M. Suryokusumo)
Duet pasangan penyanyi Dimas Wibisana dan Bianca Nelwan. (foto: R.M. Suryokusumo)
Penampilan tari spesial dari Kinarya GSP di Malam Gembira Asmaradahana. (foto: R.M. Suryokusumo) 
Pentas tari Kinarya GSP yang membuat pengunjung terpana. (foto: R.M. Suryokusumo)
Suasana lantai dansa Malam Gembira. (foto: R.M. Suryokusumo)
Sang maestro, Guruh Soekarno Putra hadir melihat Kinarya GSP. (foto: R.M. Suryokusumo)
Awak Studiorama dan Sounds from The Corner menjadi sebagian dari banyak tamu yang hadir malam itu. (foto: R.M. Suryokusumo)
Rapper muda paling potensial saat ini, Laze, dan pasangannya. (foto: R.M. Suryokusumo)