Nada-NadaJanuari2018 

January 10, 2018Qubicle Music
Lagu-lagu yang harus dicek dengan seksama bulan ini, Januari 2018

Oleh: Felix Dass

Selamat datang, 2018! Di edisi perdana Nada-Nada tahun ini, kembali hadir sepuluh track pilihan yang bisa didengarkan untuk menambah warna-warni tahun yang baru. Kebanyakan track yang baru dirilis dan diperkenalkan pada orang banyak.

Hidup mungkin masih pelan, tapi ada baiknya kita mulai mengumpulkan energi untuk menghadapi tahun yang akan semakin semarak. Tahun ini, sejumlah band besar merencanakan untuk turun gunung dan meluncurkan album baru. Yang masih kecil pun, tentu saja masih menggeliat. Kadang malah lebih menarik melihat daya kejutnya.

Apapun hasilnya nanti, semoga perjalanan selanjutnya tetap menyenangkan ya! Sukses selalu. (*)

01. Cause – Australia

Single milik band asal Bogor yang sudah membubarkan diri. Ini salah satu artefak yang mereka tinggalkan. Sekaligus disumbangkan untuk memori kolektif orang banyak tentang scene lokal Bogor yang selalu bergerak.

02. Kapal Udara – Melaut

Dari Makassar. Selain Theory of Discoustic, ini band yang perlu dicek. Rekamannya perlu diputar berulang-ulang. Sangat-sangat-sangat menarik.

03. Senartogok – Bertahan adalah Bentuk Cinta Paling Liar

Terkadang, berada di garis tepi berhasil menghasilkan catatan sejarah yang diam untuk waktu yang lama. Senartogok, kembali ke periode di mana ia menjadi musisi folk. Bertemankan gitar kopong dan nada-nada suram penuh harapan yang tersembunyi. Sulit untuk tidak terhisap masuk ke dalam komposisi ini.

04. Adhitia Sofyan – Sesuatu di Jogja

Adhitia Sofyan menandai delapan tahun karirnya dengan sebuah EP berjudul 8 Tahun. Aslinya dirilis tahun lalu. Tapi, baru kena sekarang. Cocok depan-belakang-kanan-kiri.

05. Costwolds – Spectrum of Our Time

Hal baik berikutnya dari Surabaya. Diambil dari debut album penuh mereka yang baru saja dirilis oleh Hema Records.

06. Mian Tiara – Kutunggu Kau di Salemba

Diambil dari album baru Mian Tiara yang digarap bersama musisi serba bisa Chaka Priambudi.

07. Themilo – Langit Seharusnya Biru

Didedikasikan untuk Persib Bandung. Semoga musim depan, mereka lebih baik dari musim sebelumnya. Bukan apa, modalnya sudah besar, masa penampilannya tetap mejus? Ups, sorry. Harusnya kita bicara tentang Themilo, bukan Persib Bandung. Haha.

08. Pelteras – Meranggas

Yang layak dinantikan karya penuhnya. Asal Jakarta dan sedang pelan-pelan memberi warna tebal untuk kota yang begitu-begitu saja musiknya belakangan ini.

09. Murphy Radio – Sports Between Trenches

Band math rock dari Samarinda kembali dengan sebuah single yang diambil dari album penuh mereka yang akan datang. Meneruskan impresi yang tinggal setelah mendengarkan mini album mereka yang dirilis beberapa tahun yang lalu. Samarinda harus bangga, bahwa mereka punya talenta besar seperti Murphy Radio.

10. Rara Sekar – Apati

Single ketiga dari proyek Daramuda. Setelah Sandrayati Fay dan Danilla, Rara Sekar merilis lagu pertamanya. Judulnya Apati. Silakan disimak sendiri, ini karya solo perdananya. Boleh ya diteruskan? 

Like what you read? Give Qubicle Music your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Qubicle User

Qubicle Music

Similar stories

Stay Updated.

Every day, a dose of inspirations.🎉
Subscribe Qubicle
Qubicle Logo
© 2018 Qubicle. All rights reserved
FOLLOW US