Nada-Nada Juli 2018

Oleh: Felix Dass

Tanda-tanda bahwa musik Indonesia akan berlari lebih kencang mulai kelihatan. Bulan ini, sejumlah karya kembali dirilis. Pasar kembali ramai. Salah satu yang diantisipasi orang banyak adalah kembalinya Seringai dengan karya baru. Album baru mereka akan segera tersedia untuk orang banyak.

Yang layak juga diperhitungkan adalah munculnya sejumlah karya eksperimental yang seolah menantang stigma bahwa musik hanya bagian manis dari industri hiburan yang bergelimang harta. Banyak seniman suara bergeliat menciptakan cabang-cabang baru yang kadang membuat kagum.

Selamat menikmati daftar ini. Selamat mendengar dan membuka cakrawala makin besar dari sebelumnya. (*)

01. ILP – Ascension

Indra Lesmana seolah tidak pernah lelah menciptakan pencapaian baru. Kali ini, proyek musik rock progresifnya, ILP, sudah membawa hasil. Single Ascension merupakan lagu pertama yang dipromosikan dari debut mini album ILP Sacred Geometry. Entah, band yang satu ini punya kelanjutan atau tidak.

02. Junior Soemantri – Selamanya Juni

Junior Soemantri baru saja merilis album keduanya yang berjudul sama. Ia berjalan keluar dari rumusan musik pop Indonesia bernuansa 50-60an dan memilih mengedepankan kemampuan penulisan lagunya yang bagus. Jadinya, musik yang manis dan cocok dengan selera orang Indonesia pada umumnya yang senang balada-balada yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

03. Terminal Kuningan – Rusa dan Serigala

Dari Medan. Duo Terminal Kuningan belum merilis album. Rusa dan Serigala adalah single pertama mereka. Awas, kalau didengarkan berulang, lagu ini bisa membuat kita bersenandung konstan tiba-tiba.

04. Angsa & Serigala – Biru

Belum ada keterangan kapan Angsa & Serigala akan merilis album mereka. Tapi single Biru ini disebarluaskan beberapa minggu sebelum tulisan ini dibuat. Ya sudah, dimasukkan saja. Sekedar pengingat, debut album mereka dirilis tahun 2011. Sudah lama sekali.

05. Seringai – Selamanya

Salah satu band rock terbaik dalam sejarah musik modern Indonesia. Kembali dengan single yang menegaskan pada orang banyak bahwa band ini ada untuk selamanya. Tidak perlu dijelaskan lebih lanjut.

06. Grrrl Gang – Dream Girl

Roster Kolibri Rekords yang satu ini resminya berbasis di Jogjakarta. Baru menghasilkan dua buah single. Ini yang paling baru. Dirilis beberapa saat sebelum mereka menjalankan Tur Asia Tenggara bersama roster label yang lainnya. Turnya sukses, Grrrl Gang dinanti banyak orang untuk segera menghasilkan karya yang lebih utuh dari sekedar single lepasan. Rekaman dan livenya sama bagus.

07. Buktu – Dialektika

Berasal dari Jogjakarta (juga). Memadukan kata-kata yang diucapkan dan orkestra elektric berbasis gitar ala-ala postrock. Single Dialektika diambil dari album Mengeja Gejala Menjaga Dendam.

08. Vague – Angan/ Ingin

Bersama Royal Yawns, Vague baru saja merilis split album dengan The Kuda. Di Single Angan/ Ingin ini, pemain bas Gary Hostage mengambil alih vokal utama. Bukan yang pertama ini terjadi.

09. Holy City Rollers – Chivalry

Ternyata Holy City Rollers masih ada. Semoga beruntung dengan comebacknya!

10. Logic Lost – Nobody Wants You to be Alone

Rilisan Orange Cliff Records yang terbaru. Sudah tersedia di sejumlah kanal musik digital. Bersiaplah untuk mengembara ke titik yang asing. Musiknya begitu membuai dan membawa perenungan yang kosong.