Paus Fransiskus hingga Tim Sepak Bola Berduka untuk Surabaya

Bom yang meledak di Surabaya pada Minggu (13/5) dan Senin (14/5) menorehkan duka mendalam bagi para korban dan keluarga. Peristiwa ini juga mendapatkan kecaman publik dari seluruh dunia. Hastag #KamiTidakTakut dan #SUROBOYOWANI menjadi bentuk perlawanan netizen untuk tindakan terorisme ini.

Di Lapangan Santo Petrus, pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus dalam pidatonya mengatakan, dia berdoa untuk para korban ledakan bom dan orang-orang yang mereka cintai.

"Saya melambungkan doa saya untuk para korban dan keluarga mereka. Bersama, kita memohon kepada Allah sang Damai supaya menghentikan tindakan-tindakan kekerasan ini. Semoga di hati semua orang tidak ada perasaan kebencian dan kekerasan, tetapi rekonsiliasi dan persaudaraan," kata Paus.

Selain itu, beberapa tim sepak bola Indonesia turut berduka cita untuk teror bom di Surabaya. Ungkapan belasungkawa mereka ditunjukkan melalui akun instagram official masing-masing kesebelasan.

Mulai dari Persebaya, Persija, hingga Borneo FC, turut menundukkan kepala dan mengecam tindakan ini dengan hastag #PrayForSurabaya. Seperti yang dituliskan pada akun Instagram Persebaya:

Keluarga besar Persebaya Surabaya turut berduka atas jatuhnya korban akibat insiden bom di beberapa titik di Surabaya.

Persebaya juga MENGUTUK KERAS segala tindakan PENGECUT dan TIDAK MANUSIAWI ini!  Gae dulur-dulur, dihimbau untuk tidak menyebar foto korban ataupun kejadian. Karena itu yang pelaku inginkan, menyebar teror.

Tunjukkan SUROBOYO WANI! Ayo bareng-bareng kene jogo Suroboyo Rek!! Salam Satu Nyali! Wani!

Begitu juga dengan beberapa kesebelasan yang lain, menunjukkan belasungkawa dan dukungan mereka untuk para korban dan keluarga melalui akun instagram official masing-masing tim.

Stay strong and stay safe, Surabaya. #KamiTidakTakut!