PerjalananPanjangKopiBerkualitas

June 07, 2018Qubicle Travel
Setelah melakukan riset lebih lanjut, ternyata kopi yang baik memang justru bermanfaat bagi tubuh.
“Nggak mau minum kopi ah, bikin sakit lambung!”
“Masa sih?”



Tim Escapade pernah berdiskusi dengan salah satu pemilik coffeeshop di Lampung. Beliau bersikeras kalau sebenarnya kopi itu baik untuk tubuh dan bukan penyebab penyakit apapun kecuali jika memang kualitas kopinya yang tidak baik. Setelah melakukan riset lebih lanjut, ternyata kopi yang baik memang justru bermanfaat bagi tubuh.

Lalu seperti apa kopi yang baik? Kami bisa jawab kalau kopi yang baik lahir dari proses dan tahapan yang benar; mulai dari penanaman, panen, paska panen, sangrai, penggilingan sampai penyeduhan, menetukan rasa , khasiat dan aroma secangkir kopi.


Tapi kenapa ya kopi berkualitas cenderung lebih mahal? Jelas lebih mahal dibandingkan kopi sachet. Nggak usah bicara harga dulu, lebih baik belajar menghargai dengan mengetahui proses dan tahapan kopi yang ada di cangkirmu.








Tanam

Lokasi tanam kopi selalu memperhatikan ketinggian dan suhu sekitar (terutama jenis Arabika). Jarak antar tanaman yang ideal dan pemilihan tanaman teduh berpengaruh besar terhadap produktifitas dan karakter rasa kopi.


Panen

Petiklah hanya yang merah (matang). Usahanya pasti ektra karena petani harus kembali berkali-kali ke pohon yang sama. Ini merupakan bahan baku utama yang akan diolah, jadi kedisiplinan hanya petik merah (matang) menjadi titik awal kualitas kopi.


Proses paska panen

Umumnya terkenal tiga metode dalam memproses buah kopi; kering (natural), basah, dan hybrid. Semua metode memiliki perbedaan cara, dan menghasilkan rasa dan aroma yang berkarakter. Buat kamu yang lebih suka rasa buah dan floral yang dominan di kopimu, kopi natural proses bisa jadi pilihan. Buat kamu yang lebih suka kejernihan, kelembutan rasa yang komplek dan unik, kopi olah basah dan hybrid bisa jadi solusi Perhatikan juga tingkat kegelapan dan kehalusan sebelum menyeduh.





Miling

Kalau di barang bradend ada istilah KW, grade ori atau mirror. Sedangkan pada biji kopi terdapat istilah kualitas ekspor dan lokal yang lahir akibat proses miling. Penyortiran keseragaman ukuran, kebersihan, dan kesempurnaan bentuk green bean menjadi penentu kualitas. Pemisahan kulit ari dari biji pun dilakukan pada tahap ini.


Roasting

Banyak bahasan mengenai roasting adalah mesin. Bahkan ada yang beranggapan jika menggunakan mesin roasting yang berbeda, rasa dan aroma kopi yang dihasilkannya pun berbeda. Intinya sih keseragaman tingkat kematangan yang dipengaruhi oleh suhu, durasi, material dan teknologi mesin. Tingkat kematangannya bisa dikategorikan menjadi light, medium, medium dark, serta dark and beyond.


Grinding

Tingkat kehalusan gilingan kopi harus disesuaikan dengan cara penyeduhan. Umumnya ada tiga tingkat kehalusan gilingan; kasar, sedang dan halus. Buat yang suka kopi tubruk bisa coba gilingan halus dan kasar yang bakal ngasih sensasi rasa berbeda.


Packing

Ada dua bentuk kopi dalam kemasan: bubuk dan biji utuh. Memang kopi bubuk jauh lebih praktis, tapi biji utuh mampu bertahan lebih lama dan kesegarannya lebih terjaga. Kering, sejuk dan kedap udara adalah syarat wajib menyimpan kopi. 



Brewing

Banyaknya jenis serta kemudahan mendapatkan berbagai alat penyeduh kopi adalah fasilitas. Manual atau mesin adalah pilihan, bukan alasan untuk kamu tidak minum kopi hari ini.

Like what you read? Give Qubicle Travel your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Qubicle User

Qubicle Travel

Similar stories

Stay Updated.

Every day, a dose of inspirations.🎉
Subscribe Qubicle
Qubicle Logo
© 2018 Qubicle. All rights reserved
FOLLOW US