Semarang Post-Punk Revival - Sugar Bitter

Sugar Bitter lahir di kota Semarang tahun 2012 dimana tahun-tahun tersebut banyak sekali anak muda kota ini yang mendengarkan band indie rock ala ala band inggris, sebut saja Cage The Elephant, Milburn, Dead Sons dan super group yang paling berpengaruh adalah Arctic Monkeys, siapa yang tak suka gerombolan rockabilly-style ‘Alex Turner’, lagu-lagu nya selalu menghiasi kuping kita pada saat dengerin radio di mobil atau music player kita terutama buat anak hipster hehehe. Sugar Bitter dimulai dari pertemanan mereka berempat yang sama-sama satu sekolah Menengah Atas dan mempunyai selera musik yang cenderung mirip, mereka adalah A. Luthfi Maajid (Guitar), Lazuardi Rifki (Vokal), Ardian Daniswara (Drum) dan Dimas Sadewa (Bass). Sugar Bitter mengkukuhkan diri untuk bermain di jalur musik genre post-punk revival / garage rock / alternative rock. Berbagai acara dan gigs sudah di libas oleh mereka berempat, alhasil mereka telah menelurkan rilisan EP yang berjudul ‘Spark Plug’ dan layaknya band yang sudah merilis mini album untuk mempererat tali persaudaraan antar teman-teman sejawat yang sama-sama asik maka segera untuk membuat release party yang berjudul ‘Spark Show’ di Semarang sebagai woro-woro ke masyarakat dan media. Gak cuman itu aja Sugar Bitter juga melebarkan sayap dengan mengadakan promo tour EP ke kota Jakarta, Surabaya, Malang, Jogjakarta dan Cirbon yang diberi nama ‘Spark Plug Yava Tour 2016’. EP tersebut dirilis dalam bentuk fisik dan terdapat 6 track list; ‘Casket of Cosiness’, ‘Caffeinated Man’, ‘Story Teller’, ‘You Only Die Once’, ‘Melancholic Triumph’ dan ‘Heart Failure’ yang dirilis oleh Social Geeks Records.

Photo by Sugar Bitter