H-Bae: Nabila

Menggambar bagi sebagian orang merupakan sebuah tantangan atau bahkan kesulitan tersendiri, tapi beda untuk Nabila Narulita, ia bagai menemukan surganya sendiri di dunia visual art. Mulai berkarya sejak umur 9 tahun, Nabila kini sudah memiliki karya dengan berbagai teknik penciptaan dari sketsa manual, ilustrasi, digital art, graphite pencil, sampai watercolor.

Berawal pada keingintahuan akan digital art saat ibunya mulai mempelajari Photoshop, Nabila mulai ikut-ikutan. Kini karyanya bahkan melebihi sang ibu yang merupakan semangat terbesarnya saat menggambar. Festival Komik dan Animasi se-Indonesia yang pernah ia ikuti pada tahun 2015 semakin melejitkan eksistensinya di dunia ilustrasi dan visual art.

Sebagian besar karyanya mengusung tema ilustrasi surrealis dan realis. Ia menyebutkan terdapat banyak visual artist yang karyanya menjadi referensi dalam menggambar, beberapa di antaranya adalah Hsiao Ron Cheng, Draweens, dan Cookie Nam Nam.

Setelah pernah beberapa kali mengkolaborasikan karya dengan rekannya dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak, Nabila berkeinginan untuk berkolaborasi dengan sang kakak, Salma Nur Narulita, yang sudah lebih dulu berkecimpung di dunia visual art. Ia pun masih terus belajar dan berlatih untuk terus mengasah kemampuan menggambarnya. Menurut Nabila semua orang terlahir dengan bakat yang berbeda, tidak ada yang tidak berbakat, hanya saja cara mengasah dan menempanya yang berbeda.

Maju terus dunia visual art!