SORE, Tiadakan Ekslusivitas Fisik Centralismo & Ports of Lima 

Unit musik senior asal Ibukota, Sore, baru saja melepas album-album lawas mereka ke aplikasi penyedia music streaming. Tepatnya hari ini, Jumat 13 April 2018, kabar tersebut sontak tersebar di khalayak ramai dan juga melalui media sosial Sore. Album-album yang dirilis dalam bentuk digital tersebut adalah Centralismo dan Ports of Lima. Melalui kabar tersebut, kami langsung menghubungi Satria Ramadhan selaku pihak manajemen dari Sore via pesan singkat WhatsApp. Kami mencoba mengulik alasan dibalik rilisnya album Centralismo dan Ports of Lima, yang mana album-album tersebut bertanggung jawab atas kenangan manis anak-anak muda circa 2000an awal. 

Salah satu hal yang membuat kami penasaran adalah, mengapa baru sekarang Sore merilis Centralismo dan Ports of Lima? Sedangkan album mereka yang bertajuk Los Skut Leboys, sudah dirilis lebih dulu versi digitalnya. Apakah hal tersebut berkaitan dengan problematika 'gono gini' dengan personil pendahulunya, Mondo Gascaro?

"Kami mencoba menjalin kesepakatan dengan pihak Mondo atas memungkinkan atau tidaknya Centralismo dan Ports of Lima dirilis dalam bentuk digital, karena hal tersebut berkaitan dengan karya cipta dan kontribusi Mondo Gascaro. Dan, kami bersyukur pihak Mondo menyetujui hal tersebut, pungkas Satria".

Menyadari pentingnya public archiving dan tren publik yang lebih banyak mendengarkan musik digital, hal tersebut pula yang menjadi pondasi atas dirilisnya Centralismo dan Ports of Lima di beberapa layanan music streaming seperti, Spotify, Apple Music dan JOOX. Hal ini juga otomatis mengobati kerinduan para pendengar musik Sore. Nah, kalian nggak perlu bingung lagi kalo mau bernostalgia dengan lagu-lagu milik Ade Paloh cs. 

Foto: Arsip band SORE