STUDIO SESSION #2: Making Bass House

'I make what i like, then i play it!' itu kata-kata yang sering gue lontarkan ke orang-orang, jika mereka bertanya tentang genre apa yang gue sukai atau yang sering gue buat. Karena menurut gue jika lo memang suka musik, lo ga bakalan peduli itu genre apa, as long is good on my ears i'll listen to it. Mulai bermain musik dengan gitar sejak kelas 6 SD membuat saya menjadi seorang pemimpi yang berkhayal bisa membuat lagu sendiri, dan itupun kesampaian sejak gue mulai belajar tentang bagaimana cara membuat lagu melalui DAW (digital audio workstation) dengan cara otodidak saat duduk di kelas 3 SMA. Ok.. Segitu dulu yah curhatnya hehehe nanti dilanjut lagi...

Di Studio Session #2 ini, gue mau ngasih tips & trick gimana cara gue membuat sebuah musik EDM (electronik dance music) bergenre Bass House guys. Ngomongin soal Bass House tidak terlepas dari peran DJ/Producer dari luar negeri seperti Jauz, Ephwurd, JOYRIDE, Autoerotique dan lainnya. Tidak ada suara khas dalam musik Bass House, hanya musik dengan banyak suara Bass di dalamnya. Namun, saat ini sering digambarkan sebagai kombinasi antara musik House dan Dubstep, kurang lebih seperti itulah. Penasaran gimana cara gue bikin musik Bass House? yuk kepoin video dibawah ini guys

Ini nih hasil akhirnya dalam bentuk audio, semoga kalian suka :D

Thanks to:
Place: Maks Records Studio
Video Shot: Eko Prasetyo
Video Editing: Ardi Alamsya