TeknikPackingyangEfisiendanRapi

April 20, 2017Qubicle Travel

Teks & Foto oleh Iyos Kusuma

Salah satu bagian yang cenderung tidak disukai orang dari berlibur adalah berkemas, atau packing. Memang sih, ada tipe pejalan yang selalu bersemangat mempersiapkan segala kebutuhan berliburnya sejak jauh-jauh hari, ataupun berkemas beberapa hari sebelum berlibur. Namun ada juga yang menganggap berkemas adalah sebuah mimpi buruk.

Ada beberapa hal yang biasanya membuat berkemas terkesan sulit dan tidak menyenangkan. Pertama, memilih barang-barang yang akan dibawa. Saya mengerti, atas nama ‘cari aman’, beberapa orang ingin membawa barang selengkap mungkin. Namun masalah utamanya adalah, tas yang akan dibawa tidak cukup untuk membawa semua barang yang kita inginkan.

Masalah kedua, cara mengemas barang-barang bawaan di dalam tas atau koper. Ketika Anda berhadapan dengan kesulitan untuk menutup resleting tas atau koper, bukan berarti Anda terlalu banyak membawa barang. Bisa juga berarti, Anda tidak berkemas dengan benar.

Masalah ketiga, menjaga kerapian tas atau koper. Ketika Anda tiba di hotel atau perjalanan, ada satu barang yang Anda perlukan, dan Anda mengobrak-abrik isi koper untuk menemukan barang itu. Alhasil, isi koper menjadi semrawut.

Seorang teman menyarankan saya menggunakan benda ini: packing cubes. Bukan penemuan baru sebenarnya. Namun ternyata, tidak banyak teman saya yang sudah menggunakan kantong-kantong ini ketika berkemas. Padahal, barang yang harganya cenderung murah ini bisa sangat membantu Anda berkemas secara efisien, efektif, dan rapi.

Satu paket packing cubes yang Anda temukan di toko online biasanya berisi enam kantong dengan berbagai ukuran. Masing-masing ukuran didesain untuk menyimpan benda dengan jenis yang berbeda.

Kantong paling besar biasanya digunakan untuk menyimpan celana-celana. Anda bisa membawa sekitar dua sampai tiga celana dan sepasang sepatu atau sandal di dalam kantong ini. Jangan lupa untuk membungkus sepatu atau sandal Anda di dalam pelastik agar tidak mengotori celana.

Kantong berukuran sedang bisa digunakan untuk menyimpan T-shirt. Agar kantong bisa memuat lebih banyak kaus, cobalah untuk menggulung daripada melipatnya. Kantong ukuran sedang ini bisa memuat setidaknya enam gulungan baju. Kantong paling kecil bisa digunakan untuk membawa pakaian dalam. Saya juga biasa menyimpan kaus kaki di kantong terkecil ini.

Selain kantong utama, ada juga tiga kantong berbentuk mirip map berbahan kain dengan berbagai ukuran. Beberapa merek packing cubes yang saya temukan menuliskan kata laundry di kantong mirip map ini. Saya menganggap kantong terbesar bisa saya gunakan untuk menyimpan pakaian-pakaian kotor.

Kantong map ukuran sedang bisa digunakan untuk menyimpan peralatan elektronik. Anda bisa mengelompokkan charger ponsel, kabel data, charger laptop, power bank, dan beberapa barang elektronik lainnya di sini.

Terakhir, kantong map berukuran paling kecil. Saya biasa menggunakan kantong terkecil ini untuk mengamankan fotokopi dokumen-dokumen penting, misalnya fotokopi KTP, fotokopi paspor, buku tabungan, kartu nama penginapan, atau catatan-catatan lain.

Dengan mengelompokkan barang bawaan berdasarkan jenisnya, berkemas tidak hanya menjadi lebih mudah, namun juga lebih rapi. Ketika ingin mengeluarkan barang tertentu dari dalam tas atau koper, Anda tidak perlu mengangkat tumpukan baju untuk menemukan barang yang Anda cari. Pilih saja kantong yang tepat, dan voila, Anda akan menemukannya tanpa harus membuat isi tas berantakan. Mudah bukan?

Like what you read? Give Qubicle Travel your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Travel

    The ultimate place for reflective travel and adventure experience.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US