Tips Foto Cerita Mudik ala Arbain Rambey


Kamera mahal fotonya udah pasti bagus?

Nggak juga.

Kebanyakan fotografer pemula menganggap bahwa perangkat mahal hasilnya pasti lebih bagus. Padahal, memiliki perangkat mahal tanpa memiliki teknik fotografi dan pemahaman terhadap alat, subjek dan objek foto belum tentu menghasilkan foto yang lebih baik. Jadi langkah pertama adalah pahami tekniknya. Kalo udah paham, bahkan cuma pake kamera smartphone aja hasilnya bisa jauh lebih bagus.

Mumpung lagi momen hari raya, sebagian besar orang mudik dan berkumpul bersama keluarga. Buat yang nggak punya kamera mahal, tenang. Momen berharga masih bisa terekam dengan kamera smartphone kamu dengan baik.

Ide foto mudik dari postcard (foto: Arbain Rambey)
Mudik naik pesawat? bias juga bikin foto seperti ini (foto: Arbain Rambey)

Lalu gimana biar bisa tau teknik dasarnya?

Escapade sempat menghubungi Arbain Rambey, jurnalis fotografer senior, dan kita berbincang tentang mobile photography. Menurut Arbain, ada dua hal utama yang harus diperhatikan untuk memotret menggunakan smartphone:

1. Kebanyakan kamera hape tidak tahan goyang, jadi fotografer dan subjek harus statis. Gunakan tumpuan atau tripod.

2. Perhatikan bagian fisik lensa, bersihkan lensa sebelum digunakan untuk menghindari berkabutnya hasil foto.


Dan berikut beberapa ide dari Arbain Rambey, tentang apa saja momen yang bisa ditangkap selama momen mudik di Hari Raya:

1. Landscape

Memotret pemandangan intinya memberikan fokus lebih pada keindahan pemandangan itu. Artinya menggunakan fokus yang luas, semisal bukaan diafgrama f/16. Coba lihat lagi mode foto di smartphone-mu, biasanya sudah memiliki mode landscape atau biasanya menggunakan gambar gunung, gunakan mode itu dan lihat hasilnya.

Memotret  pemandangan alam dengan waktu sunrise (foto: Keutamaan Pagi; Arbain Rambey)

2. Human Interest

Memotret manusia dengan kegiatannya selalu menjadi hal yang menarik. Coba deh kamu perhatikan sekeliling, pasti ada kegiatan menarik untuk diceritakan. Kalau punya waktu untuk ngobrol dengan objek foto kamu, fotonya bisa lebih baik karena kamu akan mendapat cerita lebih dalam dan hasilnya bisa lebih menjiwai. Intinya adalah menangkap momen dan ekspresi.


Tips dari Arbain Rambey: “fotolah kegiatan manusia yang tidak umum, dan bahkan akan punah. Mudik memberikan kita kesempatan untuk keluar dari kehidupan urban dan melihat banyaknya kegiatan yang jarang kita temui, fotolah dan kelak kamu akan memiliki dokumentasi berharga yang bisa diturunkan kepada anak-cucu.”

foto HI begitu menarik karena momen yang langka (foto: Arbain Rambey)

3. Kuliner

Memotret makanan bisa gampang-gampang-susah. Gampangnya karena pas mudik banyak banget makanan di meja makan, ya kan? Tetapi menghasilkan foto yang bagus dari meja makan itu tidak gampang. Perhatikan alas makanan, bagaimana makanan disajikan dan paling penting perhatikan cahayanya karena biasanya ruangan makan tidak terlalu banyak cahaya. Buka tirai jendela atau tambahkan cahaya buatan. Hati-hati dengan mode foto makanan pada smartphone, karena jika cahaya kurang, akan timbul noise karena dipaksakan. Kesimpulannya, ingatlah untuk memberikan cahaya yang cukup dan merata pada makanan agar tampak menggiurkan.

Tips dari Arbain Rambey: “Pada foto makanan, warna sangat signifikan,bila terlihat biru kesannya beracun, kalau kuning kesannya basi. Tidak harus seluruh piring ditampilkan semua, tampilkan yang perlu dan mendukung gambar menjadi indah.”
Cahaya merata membuat makanan jadi menggiurkan (foto: brilio.net)
4. Selfie

Kamera bagian depan smartphone biasanya lebih rendah speknya daripada kamera belakang, untuk hasil maksimal gunakanlah kamera bagian belakang. Pastikan komposisi objek dan proporsi background enak dilihat.

Lain cerita kalo kamera depan kamu sudah bagus ya, perhatikan untuk tidak memakai efek beauty yang biasanya otomatis ada di kamera depan dengan berlebihan.

Tips dari Arbain Rambey: “kalo selfie cukup separuh badan, karena muka adalah bagian terpenting untuk ditampilkan, nah pengaturan background disesuaikan.”



Selfie yang ideal (foto: Arbain Rambey)
5. Arsitektur

Apapun arsitektur yang menarik perhatianmu, bisa jadi foto yang menarik. Foto arsitektur tidak musti melulu bangunan, bisa juga bervisual kawasan, pemukiman atau juga kota.

Tips dari Arbain Rambey: “Foto arstitektur akan menarik bila terlihat beda dan tidak biasa, tidak semua foto harus menggunakan wide, beberapa bagian bangunan bisa sangat menarik bila difoto lebih close up.”

Penggabungan arsitektur dengan usnur disekitarnya menjadikan foto ini menarik, meskipun misterius (foto: Arbain Rambey)

Kawasan pemukiman ditengah perkebunan yang asri (foto: Arbain Rambey)

Buat yang THR-nya udah melayang tapi belum sempet belanja, yuk sekalian praktekin ilmu dari Arbain Rambey. Gampang kok, motret apapun selama mudik pake smartphone kamu trus ceritain sama kita apa yang ada di balik foto kamu.

Ini detailnya:

Cerita Mudik Pake HaPe Photo Competition 

dengan juri fotografer senior Indonesia: Arbain Rambey.

@escapadeqube bareng @qubicle_id mau bagi-bagi voucher, kali aja bisa nambah-nambah. Minat? Gini caranya:

1. Follow Instagram @escapadeqube dan  @qubicle_id

2. Akses https://www.qubicle.id/qube/escapade lalu cari artikel dengan judul: Tips Foto Cerita Mudik. Jangan lupa untuk love dan komen.

3. Gunakan tips-tips foto mudik dari dalam artikel tersebut untuk menceritakan momen mudik kamu

4. Upload foto mudik kamu di instagram dan isi caption dengan cerita menarik dibalik foto tersebut. Jangan lupa tag @escapadeqube dan @qubicle_id sertakan juga #escapadeqube #qubicleikutmudik

5. Foto HARUS DIAMBIL DENGAN HANDPHONE

6. Foto yang diupload merupakan hasil karya sendiri dan tidak mengandung unsur SARA, kekerasan dan pornografi

7. Foto yang diupload merupakan tanggung jawab peserta masing-masing. Escapadeqube sebagai penyelenggara tidak bertanggung jawab apabila di kemudian hari ada pihak lain yang menuntut hak cipta atas karya yang diupload

8. Escapadeqube dan Qubicle.id berhak menggunakan foto yang diupload untuk kepentingan promosi dengan tetap menyertakan identitas pemilik foto

9. Periode kuis 13-25 Juni 2018

10. Akan ada hadiah voucher MAP senilai 200.000 untuk 5 orang pemenang