To Dupes or Not To Dupes: Pro Kontra Memilih Dupes Makeup

Sebelum menjadi seorang penggiat make up, kami pikir semua wanita sepakat akan satu hal: peralatan kecantikan berkualitas mahal harganya. Kebetulan beberapa tahun sebelumnya, kami pernah bertanya pada salah seorang teman yang membuka pouch make up miliknya dan bertanya berapa sih harga maskara dengan kemasan perak cakep itu? Teman kami dengan enteng menjawab, “Kisaran empat ratus ribu.” Kami kaget dan memutuskan barangkali nggak akan pernah deh perempuan seperti kami menyentuh apalagi memiliki make up yang harganya selangit itu. Namun seiring berjalannya waktu, muncullah tren dupes make up.

Istilah itu baru kami dengar di tahun 2011 dari seorang teman kami yang kebetulan tengah menjelajahi asiknya merias wajah. “Dupes make up itu bukan KW. Dupes itu semacam duplikat dari barang kosmetik satu oleh brand yang lain,” ujar Risangdaru, seorang illustrator sekaligus teman kami yang juga menyenangi make up.

Konsep tersebut agak membingungkan untuk kami sampai akhirnya kami menonton perbandingannya lewat kanal YouTube dan blog Pixiwoo. Beberapa merek sempat disebut merupakan duplikat yang sangat menyerupai di era tersebut, salah satunya merek Sleek yang digadang sebagai dupes MAC dengan warna-warni vibrant seksi. Sebab itulah mencari kedua barang tersebut demi membuktikan sendiri perkataan Pixiwoo mengenai dupes.


Perbandingan foundation Too Faced & dupes-nya dari Milani. (Foto: Fit Chick Next Door)

Ada beberapa kesimpulan, pro dan kontra, yang kami tarik setelah menjadi pengguna dupes make up dan produk make up asal yang ditiru oleh brand penghasil dupes selama beberapa tahun belakangan:


Pro :

1. Harga yang lebih murah. 

Menyoal harga, dupes make up yang sekian persennya terdiri dari brand drug store memang juara. Harganya jauh lebih ramah dompet berkali-kali lipat daripada produk make up asal yang mereka tiru.


2. Variasi dupes make up beragam dan mudah didapatkan. 

Karena banyak dari kalangan drug store, kalian nggak perlu tuh kebingungan harus pergi ke suatu toko tertentu yang jaraknya bisa sangat jauh dari lokasi kalian berada.


3. Penyelamat para pemula di bidang make up.

Lagi-lagi karena harganya yang lebih murah, kalian yang ingin memulai karir sebagai make up artist bisa banget membeli banyak barang dupes untuk berlatih.


4. Beberapa dupes memiliki formula yang lebih baik.

Terkadang, dupes memiliki formula yang lebih baik daripada produk asalnya. Tidak hanya harganya yang terjangkau, beberapa produk dupes pun memberikan hasil yang lebih baik daripada produk asal.


Kontra:

1. Pigmentasi warna yang (terkadang) menyedihkan.

Meski ada dupes yang memiliki formula lebih baik dari produk asal, kebanyakan memiliki pigmentasi yang bisa membuat kalian menangis. Usaha ekstra harus kalian lakukan untuk mengeluarkan pigmentasi tanggung tersebut seperti bergantung pada air, eyeshadow base, dan seterusnya.


2. Tidak tahan lama dan bisa membuat wajahmu tampak cakey.

Kalau produk asalnya bisa dipakai sampai lima jam, mungkin dupes tersebut paling bisa bertahan dua sampai tiga jam saja. Belum lagi dengan formula yang ternyata tidak cocok di wajah kalian, dupes khususnya foundation bisa membuat wajahmu nampak seperti kue brownies yang pecah-pecah.


3. Informasi dupes terbaik tidak selamanya merata bahkan di internet.

Selayaknya peneliti menemukan spesies baru, beauty enthusiast di seluruh dunia pun menemukan dupes baru bagi suatu produk kecantikan. Terkadang review bagus mengenai produk dupes tenggelam jauh di antara deretan blog di bagian paling bawah search engine. Nah, kalian harus proaktif meriset dan mencari informasi. Tentu waktu untuk melakukan keduanya sangat menyebalkan apalagi kalau produk yang kalian cari nggak ketemu.


Tidak ada yang sepenuhnya baik atau buruk atas dupes make up. Dengan kelebihan dan kekurangannya ini, dupes telah menjadi alternatif yang membuka mata kami sebagai pengguna make up. Sebab setelah tren mencari-dupes-mana-yang-terbaik-atas-suatu-produk di tahun 2012an, kami jadi lebih berani mencoba sesuatu di luar zona nyaman, mempelajari teknik baru, dan mengenal tubuh lebih baik lagi.

Bagaimana menurut pendapat kalian? Apakah kalian punya perspektif berbeda mengenai dupes? Atau malah punya pengalaman dan kegelisahan yang erat kaitannya dengan memakai dupes make up? Share tanggapan kalian di bawah, ya! Who knows how many souls and wallet can be saved after reading your thoughts about dupes make up~


Penulis: MLR