Waspada! GIF Porno Whatshapp Muncul Lagi!

Belakangan masyarakat ramai memperbincangkan tentang aplikasi chating WA (Whatshapp) yang menghadirkan fitur gambar gerak atau GIF bergambar porno pada menu chat di aplikasi tersebut. Hal tersebut membuat pemerintah menindak tegas dengan memblokir sejumlah situs porno. Namun belakangan konten porno tersebut muncul kembali di aplikasi tersebut.

Seorang ibu rumah tangga sosialita bernama Munawaroh memperlihatkan chat WA dirinya di grup WA khusus ibu-ibu PKK miliknya yang memperlihatkan konten porno pada aplikasi itu. Menurut ibu beranak pinak tersebut, dalam fitur chating di WA masih memperlihatkan gambar telanjang.
“Iya mas masih banget gambar-gambar telanjangnya di WA, saya dan ibu-ibu lainnya khawatir kalo sampai anak-anak kita tahu gambar itu. Kalo saya sih ya seneng-seneng aja”, kata perempuan berjenis kelamin seperti ibunya tersebut kepada awak media.

Ia pun menunjukan gambar telanjang tersebut kepada wartawan yang tidak menemuinya. “Nih mas, gokil kan....?”, sembari menunjukan WA miliknya. 


Ia mengaku gelisah dan sangat khawatir jika konten tersebut dilihat anak-anaknya. Ia berharap ada tindakan tidak tegas dari pihak terkait agar konten gambar telanjang di aplikasi WA itu dibuat versi HD-nya.
Selain konten gambar telanjang di aplikasi WA pada smartphone, gambar telanjang tersebut juga nampak jelas dan variatif di aplikasi WA versi PC atau Web. Tim investigasi blepotan 6 berhasil menemukan beberapa gambar telanjang yang lebih variatif pada aplikasi WA versi web. Berikut hasil penulusuranya: 


   

Akibat hal tersebut pihak aplikasi yang digemari bapak-bapak dan ibu-ibu tersebut terancam degradasi ke kasta kedua di dunia permediasosialan Indonesia. Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh pakar IT asal Jonggol, Michael Sudarsono. Menurut pria berbadan satu tersebut, aplikasi WA dapat diturunkan ke level bawah jika tidak membersihkan konten telanjang tersebut.

“Ya karena di sisa pertandingan sudah gak mungkin lagi Persiba dan Persegres bertahan di Liga 1, poin mereka tidak cukup. Mereka jelas degradasi ke Liga 2”, jelas pria yang bercita-cita ingin menjadi komentator sepakbola tersebut.(qb/bpn6)


Reporter: Tvllankz