BeraniMengunjungiLokasiTerseramAsiaTenggaraini?

January 10, 2019Qubicle Travel
Indonesia punya banyak lokasi seram, tapi gimana dengan negara di Asia Tenggara? Tentu ada! Berikut lokasi terseram di Asia Tenggara

Apa sih yang ngebuat sebuah tempat dibilang seram atau angker? Adanya suara janggal atau bahkan adanya penampakan sudah pasti membuat sebuah tempat menjadi mengerikan. Tapi nggak semuanya bisa ngeliat atau ngedenger, jadinya ya harus ada alasan universal dong mengapa sebuah tempat bisa dibilang seram.

Sejarah dan cerita bisa jadi jawabannya. Sebuah tempat berumur tua dengan sejarah panjang, terutama yang berkaitan dengan kengerian dapat terbangun reputasinya menjadi tempat yang seram. Cerita dari warga sekitar atau orang yang pernah melewatinya juga membangun atmosfir horor pada sebuah lokasi.

Contohnya Lawang Sewu di Semarang yang dikenal sebagai salah satu lokasi terseram di Indonesia. Bangunan yang memiliki arti seribu pintu ini didirikan pada tahun 1903 sebagai kantor pos Hindia Belanda. Kengerian muncul dalam bentuk ruang bawah tanah yang pernah digunakan sebagai penjara di zaman penjajahan Jepang (1942-1945). Sejarah kelam pun pada akhirnya membuat tempat ini jadi seram.

Lawang sewu salah satu lokasi yang terkenal akan keangkerannya (Foto:  22Kartika via Wikimedia)

Tempat seram di Indonesia banyak, tapi negara-negara tetangga juga memiliki lokasi-lokasi terseram yang bisa membuat bulu kuduk berdiri. Dari kastil hingga hotel, berikut adalah 10 lokasi terseram di Asia Tenggara. Berani mengunjunginya?

Malaysia

Kastil Kellie

Di Batu Gajah, Malaysia, sebuah kastil megah di tengah hutan hadir sebagai salah satu lokasi terseram di Malaysia. Mulai dibangun tahun 1915 oleh William Kellie Smith asal Skotlandia untuk istrinya, tahun 1926 ia tewas terkena pneumonia sebelum kastilnya selesai.

Misteri dan rumor menyelimuti kastil Skotlandia yang memiliki pengaruh arsitektur lainnya seperti Moor dan Roman. Dilansir dari Theculturetrip.com, tahun 1960an sebuah mobil muncul secara misterius dan tidak ditemukan sampai sekarang siapa pemiliknya. Selain itu desas-desus bahwa kastil ini pernah digunakan orang Jepang untuk menyiksa dan mengeksekusi tahanan juga muncul.

Sang pengusaha Skotlandia menghembuskan napas terakhirnya di Lisbon, Portugal kemudian istri dan anaknya menjual kastilnya, tidak pernah kembali ke Malaysia. Tapi arwah William dianggap bergentayangan bersama putrinya di kasti ini, percaya atau tidak?

Aeroplane Bungalow

Pada tahun 1993 seorang dukun bernama Mona Fandey bersama suaminya membunuh seorang politisi bernama Mazlan Idris melalui upacara yang membuat keduanya menguliti dan memotong sang korban. Diketahui juga bahwa Mona Fandey juga merupakan penyanyi asal Malaysia.

Sosok Mona Fendey (Foto: Istimewa)

Semua itu dilakukan di tempat tinggalnya yaitu Aeroplane Bungalow dekat Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, menjadikannya salah satu lokasi terseram di Asia Tenggara. Seakan itu belum cukup, saat akhirnya dihukum mati di tahun 2001, kata-kata terakhir Mona adalah “Saya tidak akan mati”. Tawa dan teriakkan pun dilaporkan terdengar di bungalow yang bisa dikunjungi siapapun ini.

Thailand

Kuil Mae Nak

Berada di Bangkok, Thailand, Kuil Mae Nak menjadi salah satu lokasi terseram di Thailand karena kisah masa lampau yang menempel dengannya.

Dilansir dari Wheresidewalksend.com, kuil ini erat dengan cerita yang terjadi sekitar tahun 1800an hingga 1900an awal. Nak adalah seorang istri mengandung yang harus ditinggalkan perang oleh Mak, suaminya. Nak akhirnya meninggal bersama anaknya saat proses melahirkan.

Janggalnya saat Mak kembali dari perang Nak dan anaknya masih hidup dan sehat. Mereka bertiga akhirnya menjalani hidup hingga pada akhirnya Mak sadar bahwa ia bersama hantu selama ini. Mak pun mengungsi ke kuil Mhabautr yang menjadi tempat terlarang bagi supernatural dan Nak menghantui wilayah Phra Khanong hingga akhirnya ditangkap oleh pengusir arwah.

Dari ceritanya saja sudah bisa bikin ngeri, apalagi berkunjung ke tempat ini. Saat berada di Bangkok coba saja kalau berani di tengah-tengah kesibukan kota.

Jembatan Sungai Kwai

Di Kanchanaburi, Thailand kita bisa mengunjungi salah satu bangunan bersejarah yaitu Jembatan Sungai Kwai yang bisa dibilang salah satu lokasi terseram. Menurut Bridgeriverkwai.com, jembatan ini dibangun atas perintah Jepang di tahun 1942 kemudian selesai setahun kemudian saat Perang Dunia II sedang berlangsung, menyambungkan Thailand dengan Myanmar atau Burma.

Dihancurkan oleh pihak Sekutu di tahun 1944, jembatan ini dikerjakan oleh warga dan tahanan perang secara paksa. Sekitar 9,000 orang tewas dalam proses pembangunan dan seiring waktu tempat ini menjadi salah satu lokasi terseram di Asia Tenggara.

Sekarang bangunannya telah menjadi baru, sebuah museum juga didirikan, dan ada kuburan untuk sekitar 2.000 korban kerja paksa yang bisa dikunjungi. Pengunjung bisa berjalan kaki di jembatannya, napak tilas dimana ribuan anak manusia tewas.

Filipina

Istana Malacanang

Dibangun pada tahun 1750 oleh bangsawan Spanyol, Malacanang menjadi rumah bagi presiden yang menjabat sejak Filipina menjadi persemakmuran di tahun 1935. Siapa yang menyangka tempat persinggahan orang nomor satu di sebuah negara bisa menjadi salah satu lokasi terseram di Asia Tenggara?

Berumur ratusan tahun, Malacanang yang terletak di ibu kota Manila telah melewati peperangan dan kematian. Dilansir dari Seasia.co, suara piano yang bermain sendiri, langkah-langkah di lantai bawah, hingga arwah para presiden dapat terlihat.

Rumah Sakit Markas Udara Clark

Menyisakan sejarah Perang Dunia II, rumah sakit dekat markas udara yang terletak di Angeles City, Pampagna menjadi salah satu lokasi terseram di Asia Tenggara. Bahkan National Geographic menjadikan tempat ini sebagai subjek acaranya yang berjudul I Won’t Go There.

Tempat ini juga menjadi salah satu lokasi terseram di dunia versi Ghost Hunters International, sebuah kelompok yang seperti namanya, memburu hantu.

Singapura

Bedok Reservoir

Siapa sangka sebuah waduk di Singapura bisa menjad salah satu lokasi terseram di Asia Tenggara? Bedok Reservoir dikenal seram karena tempat ini ditemukan 6 kejadian bunuh diri dalam kurun waktu 2011-2012.

Tempat untuk bunuh diri ini pun menjadi seram karena cerita yang menyelimutinya. Sebagai tempat rekreasi, reputasinya pun terhambat oleh kejadian-kejadian janggal tersebut.

Old Changi Hospital

Dibangun pada tahun 1935 oleh pemerintahan Inggris sebagai bagian dari Royal Air Force atau angkatan udara, tahun 1942 hingga 1945 dialihfungsikan oleh Jepang menjadi tempat penyiksaan. Laporan berupa suara, penampakan suster dan tentara muncul di tempat yang akhirnya ditutup pada tahun 1997 ini. 

Semua bisa mengunjungi salah satu lokasi terseram di Asia Tenggara ini. Di sela-sela wisata kuliner dan belanja, siapkan nyali dan coba kunjungi tempat ini.

Vietnam

Hanoi Hilton

Bukan, ini bukan cabang hotel Hilton yang tersebar di berbagai belahan dunia. Hanoi Hilton adalah sebutan untuk penjara milik kelompok komunis Vietnam saat perang yang dibuat oleh Amerika Serikat beserta tentaranya.

Dahulu dibuat tahun 1896 oleh Perancis untuk orang-orang revolusioner Vietnam akhirnya digunakan orang Vietnam untuk membungkam tawanan perang. Nama resminya Penjara Hoa Lo, telah dijadikan museum yang memberikan kengerian melalui penerangan hingga barang-barang seperti alat pemenggal milik Perancis.

Menjadi lokasi terseram karena sejarah kuat tentang kesengsaraan tawanan, dari abad ke-19 hingga berganti ke abad ke-20.

Kamboja

Independence Hotel, Sihanoukville

Dibangun tahun 1965. Hingga hari ini masih berdiri dan bisa disinggahi, salah satu lokasi terseram di Asia Tenggara ini menunjukkan bahwa mitos atau rumor yang belum bisa terbukti juga bisa membangun misteri.

Sejarah dan kisah setiap lokasi terseram di Asia Tenggara ini patut untuk disimak dan dijelajahi sendiri apabila berani. Tentunya masih banyak tempat lain yang menyeramkan, namun 10 lokasi di atas menunjukkan keragaman dari fungsi asli bangunan. Apakah ada tempat lebih seram lainnya yang kami lupakan?

Thumbnail Photo by Casey Botticello on Unsplash

Header Photo by Ján Jakub Naništa on Unsplash  


Oleh: Bramantyo Indirawan

Like what you read? Give Qubicle Travel your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Travel

    The ultimate place for reflective travel and adventure experience.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US