TipePartnerTravelingYangKurangAsikDiajakLiburan

September 16, 2019Qubicle Travel
Kira-kira tipe partner traveling apa sih yang bakal bikin liburan nggak asik? Kalau kamu sering liburan bareng, pasti udah familiar deh

Bagi sebagian orang, traveling memang paling seru kalau dilakukan bersama-sama. Berbagi momen, merasakan hal baru, bahkan hingga menikmati kehidupan dapat dilakukan bersama-sama. Tidak heran nantinya akan lebih banyak cerita sepulang liburan bersama. Keriuhan ini jadi alasan mengapa mencari teman traveling menjadi sangat penting. Namun, apa jadinya kalau partner traveling kamu menyebalkan? Pasti liburan akan basi dan nggak sesuai ekspektasi. Kira-kira tipe partner traveling seperti apa sih yang bakal bikin liburan nggak asik? Kalau kamu sering liburan bareng-bareng, pasti udah cukup familiar dengan tipe-tipe di bawah ini.

Si Tukang Ngaret

Bukan fiktif namanya kalau ungkapan “waktu adalah uang”, tentu itu nyata. Alasannya, kalau telat ke bandara dan ketinggalan pesawat pasti harus beli tiket dan keluar uang lagi. Nggak cuman itu, siap-siap di hotel untuk menunaikan itinerary harian pasti jadi tertunda. Alhasil malah nggak sesuai rencana yang udah dimatangkan dari jauh-jauh hari. Coba bayangkan kalau sifat itu ada di teman traveling kamu, annoying kan? Pastikan untuk selalu mengingatkan teman kamu untuk bersiap lebih cepat biar nggak ganggu rencana bersama. Kalau perlu, berikan spare waktu beberapa jam in case mereka sudah pasti benar-benar akan terlambat.

Sobat Egois

photo by: Etienne Boulanger

Traveling bareng pasti akan seru kalau bisa dinikmati bersama tanpa terkecuali. Terlebih jika partner traveling yang kita bawa cukup considerate. Tapi, gimana kalau ada sobat egois yang ikut? Pasti liburan kita akan terasa nggak nyaman karena harus mengalah sepanjang waktu. Kamu akan terus-terusan dipaksa untuk mengikuti kemauan mereka, mulai dari tempat makan, tempat menginap sampai tempat wisata yang akan dikunjungi. Bahkan, mereka tidak akan peduli kalau kamu kurang merasa nyaman. Jangan sampai malah pundung-pundungan saat liburan dan menyimpan dendam satu sama lain. Di sinilah negotiation skill dibutuhkan untuk mengconvince teman kamu supaya meredam egonya dan mendengarkan suara terbanyak.

Bawel & Overacting

photo by: @chairulfajar_

Kalian pasti pernah punya sahabat yang super ekstrovert. Mereka menggebu-gebu dengan suara lantang dan hobi cerita tanpa titik koma. Bahkan, kadang mereka juga suka melakukan ulah yang aneh dan menggelitik orang-orang di sekitarnya. Sebenarnya seru sih punya teman heboh seperti itu, tapi kalau jadi partner traveling yang sampai membuat kamu dan teman-teman lainnya nggak bisa istirahat atau menikmati momen tertentu dengan damai, kayaknya nggak asik lagi deh. Kadang ekstrovert emang nggak sadar kalau yang mereka lakukan super menguras energi orang lain. Yang mereka mau tau cuman bikin cair suasana supaya liburan nggak jadi krik aja. Nggak usah bersedih kalau kamu salah satunya, kamu tetap boleh kok ikut liburan asalkan kamu bisa kontrol kapan harus rame dan jangan sampai mengganggu teman-teman yang mau beristirahat atau menikmati momen zen saat liburan.

Sang Kurang Higienis

photo by: Jilbert Ebrahimi

Bayangkan remah-remah makanan berserakan di kasur hotel. Atau, kertas nasi bekas bungkus warteg semalam diletakkan begitu saja sampai mengundang lalat paginya. Tidak berhenti di situ, pas masuk kamar mandi tissue toilet dimana-mana karena dibuang asal-asalan. Jujur, saat mendeskripsikannya saja kami agak mual, bagaimana punya partner traveling seperti itu? Walaupun bukan rumah sendiri, tapi penting bagi kita untuk tetap menjaga kebersihan. Terlebih kita sedang berlibur dengan orang lain, belum tentu toleransi mereka akan kejorokkan sama dengan kita, bukan? Jangan jadi sang traveller yang kurang higienis saat berlibur bersama seperti itu, pastikan kamu nggak membuat orang lain il-fil dengan habit burukmu.

Itulah kira-kira sifat paling umum menyoal partner travling super annoying yang akan bikin suasana liburan jadi nggak asik. Agar nggak jadi salah satunya dan nggak diajak liburan lagi, pastikan kamu untuk tetap peduli sekitar. Jangan bertindak semaunya sendiri dan pintar-pintar lagi menempatkan diri. Selamat liburan!

photo cover & thumbnail: Helena Lopes

oleh: Ayunda

Like what you read? Give Qubicle Travel your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Travel

    The ultimate place for reflective travel and adventure experience.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US