TurkeKandangRealMadrid,SantiagoBernabeu

February 12, 2019Qubicle Travel
Santiago Bernabeu. Merasakan pengalaman menjadi supporter sekaligus menjadi pemain dari sebuah klub sepakbola raksasa dunia!

Madrid. Ibukota negara Spanyol, dan salah satu kota terbesar di benua Eropa. Bahkan salah satu terbesar di dunia. Potensi budaya di Madrid begitu kaya. Wisata sejarah dengan segala arsitektur klasiknya sangat menggoda untuk dijelajah. Kulinernya? jangan ditanya lagi kelezatannya.

Banyaknya atraksi di Madrid sangat cocok untuk segala macam wisatawan dengan preferensi dan minat yang berbeda-beda. Salah satunya untuk para pencinta olahraga, mengingat kota ini merupakan kampung halaman salah satu klub paling besar dan paling berpengaruh di seluruh dunia.

Madrid boleh jadi punya dua klub sepakbola: Atletico dan Real, tapi Real Madrid jelas lebih dipuja-puja, dengan pamor yang lebih bergengsi dan jumlah supporter yang lebih banyak bahkan hingga ke seluruh penjuru dunia. Real Madrid dan segala pernak-perniknya pun menjadi sesuatu yang bisa dibilang sangat identik dengan sisi pariwisata kota Madrid, di mana tidak jarang wisatawan yang mampir ke sini membawa pulang oleh-oleh jersey Real Madrid alih-alih kaus cenderamata “I Love Madrid”, dan tidak sedikit pula yang memasukkan stadion kondang sang raksasa Spanyol ke dalam itinerary mereka di Madrid.

Lapangan tengah Santiago Bernabeu (Foto: Qubicle)     

Kami pun melakukannya. Berkunjung ke stadion kebanggaan mereka, Santiago Bernabeu, meski kami bukan merupakan madridista. Tapi bagaimanapun juga, supporter ataupun bukan, penggemar sepakbola ataupun bukan, berwisata ke Madrid tanpa mampir ke stadion  Santiago Bernabéu sangatlah disayangkan.

Estadio Santiago Bernabéu berdiri gagah benar-benar di pusat kota Madrid. Saking mudahnya untuk diakses, banyak wisatawan yang hanya mampir dan berfoto-foto saja di bagian depan stadion Santiago Bernabéu, di mana logo Real Madrid terpampang di bagian atasnya. Saran kami tentu saja lebih dari sekadar foto-foto di depan stadion. Cara terbaik untuk menikmati Santiago Bernabeu adalah dengan mengikuti tur masuk ke stadionnya itu sendiri, yang tarifnya mulai dari sekitar 25 Euro. Tur ini bukanlah semacam tur yang dipandu oleh seorang guide, jadi penggemar bisa benar-benar menikmati tiap detik kunjungan mereka di stadion Santiago Bernabéu, bahkan hingga jam tutup.

Tiket bisa dibeli secara online, dan tidak perlu dicetak. Kami dengan mudah masuk menggunakan QR Code yang dipindai di gerbang, lalu langsung naik beberapa lantai dan tanpa basa-basi, langsung disuguhkan dengan pemandangan lapangan utama Santiago Bernabéu dari ketinggian.

Kami sempat membatu beberapa saat ketika pemandangan ini tersaji. Bagaimana tidak? Hijaunya lapangan rumput serta birunya bangku-bangku stadion yang selama ini hanya bisa dilihat melalui layar kaca, sekarang benar-benar terhampar di depan mata. Lalu membayangkan kalau bintang-bintang besar telah merumput di Santiago Barnabeu, dalam laga-laga penting mulai dari pertandingan-pertandingan La Liga hingga babak hidup dan mati khas Liga Champions, seketika bulu kuduk kami langsung berdiri karena tidak percaya.

Bagian dalam museum (Foto: Qubicle)     

Menikmati Santiago Bernabeu dari ketinggian semacam ini cukup memakan banyak waktu, karena pertama, kami benar-benar ingin meresapi setiap sudut; kedua, kami memang tidak ingin buru-buru pergi, dan ketiga; karena terlalu banyak orang di sini sehingga harus bergantian untuk mengambil foto. Satu tips penting, sebenarnya tidak perlu berlama-lama di sini karena ini benar-benar merupakan bagian awal tur, dan masih akan ada banyak sekali sudut-sudut lain dari Santiago Bernabeu yang bisa dinikmati nantinya.

Setelah sekitar satu jam menikmati lapangan dari berbagai sudut dan duduk-duduk di bangku penonton, kami pun masuk ke bagian selanjutnya: museum. Inilah bagian yang benar-benar menggambarkan identitas los blancos sebagai sebuah klub sepakbola kelas atas yang sangat dibanggakan semua orang. Koleksi trofi, kostum legenda, dan foto-foto sejarahnya dipajang dalam sebuah pameran elegan nan berkelas, dengan banyak sekali media-media interaktif yang mengajak pengunjung untuk merasakan pengalaman museum yang lebih berkesan, seperti photo booth, panel informasi, dan teater. Yang paling bikin kami merinding dari bagian ini adalah lagu “Hala Madrid” yang dikumandangkan hampir di tiap sudut museum!

Area officials yang berada di sisi lapangan (Foto: Qubicle)   

Setelah puas berinteraksi dengan museum, kini tibalah kami di bagian puncak tur, yang membawa pengunjung lebih dekat ke lapangan tengah. Jalur tur mengajak kami mengitari Stadion Santiago Bernabeu untuk mencapai sisi seberang di mana ruang ganti para pemain berada. Ya, kami benar-benar berada di dalamnya! Di depan loker Sergio Ramos, Toni Kroos, dan seluruh pemain Real Madrid lainnya, melihat ruang mandi dan meja pijat mereka, hingga akhirnya kami tiba di lorong dimana para pemain berbaris untuk keluar ke lapangan. Sebuah pengalaman yang menakjubkan karena bisa menapak tilas apa yang dilakukan para legenda itu, langsung di markas kebanggaan mereka!

Keluar dari lorong dan tibalah kami di sisi lapangan, di mana sang pelatih dan para officials mengatur strategi klub mereka, dan para pemain cadangan menunggu untuk beraksi. Pengunjung diperbolehkan untuk duduk di bangku-bangku tersebut, yang mana tentu saja ada antrean yang sangat panjang di sana. Tapi suguhan utamanya masihlah sang lapangan Santiago Bernabeu, yang sudah sangat dekat dengan kami. Bisa berdiri di sana, menginjak rumput yang telah diinjak para bintang sepakbola kelas dunia dan membayangkan aksi-aksi mereka di lapangan yang sedang kami lihat itu, kami pun seketika merasa menjadi bagian dari kebesaran sebuah klub bernama Real Madrid!


Oleh: Vicky Amin

Like what you read? Give Qubicle Travel your appreciation.

From a quick cheer to a standing ovation, like to show how much you enjoyed this story.

Comments

    Qubicle User

    Qubicle Travel

    The ultimate place for reflective travel and adventure experience.

    Stay Updated.

    Every day, a dose of inspirations.🎉
    Subscribe Qubicle
    Qubicle Logo
    © 2018 Qubicle. All rights reserved
    FOLLOW US